You are on page 1of 21

ANATOMI FOSIOLOGI ALAT

REPRODUKSI PRIA DAN


WANITA

BY
Ns.WAGIYO,SKp.,M.Kep.,Sp.Mat

REPRODUKSI PADA MANUSIA :


1.
2.
3.
4.

5.
6.
7.
8.

Tujuan reproduksi adalah untuk menghasilkan keturunan.


Reproduksi pada manusia hanya terjadi secara seksual.
Reproduksi pada manusia diawali dengan perkawinan (kopulasi).
Umumnya kopulasi diikuti dengan pembuahan (fertilisasi)
internal.
Fertilisasi merupakan penyatuan sperma dengan ovum.
Sperma dibentuk dalam proses spermatogenesis.
Ovum dibentuk dalam proses oogenesis.
Spermatogenesis dan oogenesis merupakan proses pembentukan
sel kelamin (gamet) yang disebut dengan Gametogenesis.

SISTEM
REPRODUKSI PRIA
ORGAN DALAM

ORGAN LUAR

TESTIS

PENIS

SALURAN PENGELUARAN

SCROTUM (KANTUNG PELIR)

KELENJAR PELENGKAP

ALAT REPRODUKSI PRIA


1.

2.

Penis: Jaringan erektil yang


dapat membesar dan tegang
dan tempat keluarnya sperma
Testis: terdiri dari sel-sel
Leydig,terbungkus kulit
skrotum yang longgar untuk
mengatur suhu(relatif suhu
tetap) ,fungsi membentuk
hormon testosteron dan
menyimpan spermatozoa

IRISAN MEMANJANG
3.

4.

5.

Epididimis : panjangnya 45
- 50 cm,tempat tumbuh dan
berkembangnya
spermatozoa
Kelenjar Prostat : tempat
membentuk cairan saat
ejakulasi
Vas Deferens : kelanjutan
sal. Epididimis,bila MOP
sal. Ini yang dipotong

EJAKULASI

GENETALIA EKSTRAGONALDAL
1.

Payudara
a.

b.

c.
d.

e.

Susunan kelenjar payudara


berada di bawah kulit
Sebagian besar jaringan
lemak.
Berlobus-lobus (20-40 lobus)
Tiap lobus terdiri dari 10-100
alveoli
Fungsi utama payudara adalah
laktasi, dipengaruhi hormon
prolaktin dan oksitosin

2.

Kulit
Di berbagai area
tertentu tubuh, kulit
memiliki sensitifitas
yang lebih tinggi dan
responsif secara
seksual misalnya kulit
di daerah bokong, lipat
paha dalam perut
bawah umbilikus.

Genetalia Interna
1.
2.
3.
4.
5.

6.

seperti buah pir


Berat 40 50 gram
Fundus
Rongga ( korpus )
Cervik uteri; terdiri dari
lapisan 3 otot :
endometrium mukosa ,
miometrium, peritonium.
Kedudukan uterus
antefleksi.

UTERUS

ANATOMI PELVIS
1.

2.

Os coxae kiri dan kanan,


membentuk dinding lateral
dan anterior rongga panggul
yang dibentuk dari 3 tulang
kecil yang bersatu, yaitu os
ilium, os ischium dan os
pubis.
Os coccygis dan os sacrum,
bagian dari columna
vertebralis, membentuk
dinding posterior rongga
panggul.

Bidang Bidang/Dinding
Panggul
1.

2.

Dinding anterior :
pendek, dibentuk oleh
corpus rami dan
symphisis ossium pubis
Dinding posterior :
dibentuk os sacrum
dan os coccygis serta
muskulus pyriformis
yang membentang
pada permukaan
ventral os sacrum dan
diliputi oleh fascie
pelvis.

Bidang Bidang/Dinding
Panggul
3.

4.

Dinding lateral : dibentuk os


coxae, ligamentum
sacrotuberosum, ligamentum
sacrospinosum, dan
muskulus obturator internus
dengan fascia obturatoria.
Dinding inferior / dasar
panggul : dibentuk oleh
diaphragma pelvis
(mm.levator ani, mm
coccygei, fascia
diaphragmatis pelvis,
trigonum urogenitale) yang
berfungsi menahan alat-alat
rongga panggul.

UKURAN DIAMETER PANGGUL


YANG MEMILIKI MAKNA PADA OBSTETRIK
1.

2.

3.

Pelvic inlet
Diameter transversa (DT) + 13.5 cm.
Conjugata vera (CV) + 12.0 cm.
Jumlah rata-rata kedua diameter
minimal 22.0 cm.
Mid pelvis
Distansia interspinarum (DI) + 10.5
cm. Diameter anterior posterior (AP) +
11.0 cm. Jumlah rata-rata kedua
diameter minimal 20.0 cm.
Pelvic outlet
Diameter anterior posterior (AP) + 7.5
cm. Distansia intertuberosum + 10.5
cm. Jumlah rata-rata kedua diameter
minimal 16.0 cm.

BIDANG HODGE
1.

2.

3.

4.

Bidang Hodge I adalah bidang


pintu atas panggul, dengan batas
tepi atas simfisis.
Bidang Hodge II adalah bidang
sejajar H-I setinggi tepi bawah
simfisis
Bidang Hodge III adalah bidang
sejajar H-I setinggi spina
ischiadica
Bidang Hodge IV
adalah bidang sejajar H-I setinggi
ujung bawah os coccygis

EDDOKRIN REPRODUKSI DAN


SIKLUS MENSTRUASI
Hipotalames :
1.
GnRH
2.
TRH (Thyrotropin Releasing
Hormone)
3.
CRH (Corticotropin Releasing
Hormone).
4.
GHRH (Growth Hormone
Releasing Hormone).
5.
PRF (Prolactin Releasing Factor).
Hipofisis :
1.

2.

FSH (Follicle Stimulating


Hormone).
LH (luteinizing hormone).

Ovarium
1.

2.

Berfungsi gametogenesis /
oogenesis, dalam
pematangan dan
pengeluaran sel telur
(ovum).
Selain itu juga berfungsi
steroidogenesis,
menghasilkan estrogen
(dari teka interna folikel)
dan progesteron (dari
korpus luteum), atas
kendali dari hormonhormon gonadotropin.

Endometrium
1.

2.

Lapisan dalam dinding kavum uteri,


berfungsi sebagai tempat implantasi
hasil konsepsi.
Selama siklus haid, jaringan
endometrium berproliferasi, menebal
dan mengadakan sekresi, kemudian
jika tidak ada pembuahan /
implantasi, endometrium rontok
kembali dan keluar berupa darah /
jaringan haid.
Jika ada pembuahan / implantasi,
endometrium dipertahankan sebagai
tempat konsepsi.
Fisiologi endometrium juga
dipengaruhi oleh siklus hormonhormon ovarium