You are on page 1of 8

Disusun oleh :

Disusun oleh Kelompok 7

Surya Winarwan
Andi Muhammad Nurrizky Rahman
Hermansyah

Pengertian dan
Kearakteristik
Multipel Intelegensi

Pengertian Multipel
Intelegensi/Kecerdasan Ganda

Istilah intelegensi atau kecerdasan


bukanlah sesuatu yang baru bagi kita
sebagai pendidik. Namun sejalan
dengan perkembangan ilmu
pengetahuan , Ilmu tentang intelegensi
pun berkembang. Banyak ahli dari
berbagai bidang disiplin ilmu melakukan
penelitian tentang otak manusia secara
fisik maupaun potensinya.

Seorang filsuf, Prof. Robert Ornstein


dari Universitas California, Meneliti
tentang potensi otak dan sifat-sifat
fisiknya.
Otak merupakan sekumpulan jaringan
saraf yang terdiri dari dua bagian,
yaitu otak besar dan otak kecil. Otak
besar terdiri dari dua belahan, yaitu
belahan kiri dan kanan, kedua
belahan tersebut dihubungkan oleh
serabut saraf.
Kedua belahan tersebut mempunyai
fungsi masing-masing.

Belahan otak kiri mengendalikan


aktivitas-aktivitas mental yang
mencakup matematika, bahasa,
logika, analisis, menulis, dan aktivitasaktivifitas lain yang sejenis.
Sedangkan otak sebelah kanan
menangani aktivitas-aktivitas yang
mencakup imajinasi, warna, musik,
irama, atau ritme, melamun,dan
aktivifitas lain yang sejenis.

Prof. Howard Gardner, seorang ahli psikologi


kognitif dari Universitas Harvard, meneliti
tentang intelegensi/ kecerdasan manusia. Ia
mengatakan bahwa IQ tidak boleh dianggap
sebagai tinggi atau rendah seperti tekanan
darah pada manusia, dan kecerdasan
seseorang tidak dapat diukur secara mutlak
dengan tes-tes IQ. Ia mengatakan bahwa tes IQ
hanya mampu mengukur kemampuan
seseorang dalam mengerjakan tes IQ tersebut
saja.selanjutnya,ia meneumukan bahwa setiap
orang memiliki beberapa kecerdasan,tidak
hanya satu kecerdasan,ia menyebutnya dengan
intelegensi ganda atau multipel intelegensi.

Yang dimaksud dengan Multipel


Intelegensi/Intelegensi Majemuk ialah
kemampuan untuk memecahkan
masalah atau menciptakan suatu
produk yang efektif atau bernilai
dalam satu latar belakang budaya
tertentu. Artinya, setiap orang jika
dihadapkan pada satu masalah, ia
memiliki sejumlah kemampuan untuk
memecahkan masalah yang berbeda
sesuai dengan konteksnya.

TERIMA KASIH