You are on page 1of 27

Anatomi Fisioologi

Kulit
By
Purnomo, S.Kep., Ns

CIRI-CIRI KULIT
Pembungkus yang elastis yang melindungi

kulit dari pengaruh lingkungan.


Alat tubuh yang terberat : 15 % dari berat
badan.
Luas : 1,50 1,75 m.
Tebal rata rata : 1,22mm.
Daerah yang paling tebal : 66 mm, pada
telapak tangan dan t. kaki dan paling tipis :
0,5 mm.pada daerah penis.

ANATOMI FISIOLOG KULIT


KULIT TERBAGI MENJADI 3 LAPISAN:
1. EPIDERMIS
Terbagi atas 4 lapisan:
a. Lapisan basal / stratum germinativum
terdiri

dari sel sel kuboid yang tegak lurus terhadap


dermis.
Tersusun sebagai tiang pagar atau palisade.
Lapisan terbawah dari epidermis.
Terdapat melanosit yaitu sel dendritik yang yang
membentuk melanin( melindungi kulit dari sinar
matahari.

b. lap. Malpighi/ stratum spinosum.


Lapisan epidermis yang paling tebal.
Terdiri dari sel polygonal
Sel sel mempunyai protoplasma yang

menonjol yang terlihat seperti duri.

c. lap. Granular / s. granulosum.


Terdiri dari butir butir granul keratohialinyang

basofilik.

d. lapsan tanduk / korneum.


Terdiri dari 20 25 lapis sel tanduk tanpa inti.

Setiap kulit yang mati banyak mengandung keratin yaitu protein fibrous

insoluble yang membentuk barier terluar kulit yang berfungsi:


Mengusir mikroorganisme patogen.
Mencegah kehilangan cairan yang berlebihan dari tubuh.
Unsure utam yang mengerskan rambut dan kuku.
Setiap kulit yang mati akan terganti tiap 3- 4 minggu. Dalam epidermis
terdapat 2 sel yaitu :
1. Sel merkel.
Fungsinya belum dipahami dengan jelastapi diyakini berperan dalam
pembentukan kalus dan klavus pada tangan dan kaki.
2. Sel langerhans.
Berperan dalam respon respon antigen kutaneus.
Epidermis akan bertambah tebal jika bagian tersebut sering digunakan.
Persambungan antara epidermis dan dermis di sebut rete ridge yang
berfunfgsi sebagai tempat pertukaran nutrisi yang essensial. Dan terdapat
kerutan yang disebut fingers prints.

2. DERMIS.( korium)
merupakan lapisan dibawah epidermis.
Terdiri dari jaringan ikat yang terdiri dari 2

lapisan:pars papilaris.( terdiri dari sel fibroblast


yang memproduksi kolagen DAN Retikularis YG
Terdapat banyak p. darah , limfe, dan akar
rambut, kelenjar kerngat dan k. sebaseus.

3. JARINGAN SUBKUTAN ATAU HIPODERMIS /


SUBCUTIS.
Lapisan terdalam yang banyak mengandung sel

liposit yang menghasilkan banyak lemak.


Merupakn jaringan adipose sebagai bantalan
antara kulit dan setruktur internal seperti otot
dan tulang.
Sebagai mobilitas kulit, perubahan kontur tubuh
dan penyekatan panas.
Sebagai bantalan terhadap trauma.
Tempat penumpukan energi.

4. RAMBUT.
Terdapat di seluruh kulit kecuali telapak tangan kaki dan bagian dorsal
dari falang distal jari tangan, kaki, penis, labia minora dan bibir.
Terdapat 2 jenis rambut :
a. rambut terminal ( dapat panjang dan pendek.)
b. Rambut velus( pendek, halus dan lembut).
Fungsi rambut
melindungi kulit dari pengaruh buruk:Alis mata melindungi mata dari
keringat agar tidak mengalir ke mata, bulu hidung (vibrissae)
menyarig udara.
serta berfungsi sebagai pengatur suhu,
pendorong penguapan kerngat dan
5. indera peraba yang sensitive.

RaMbut terdiri dari akar ( sel tanpa keratin) dan batang ( terdiri sel keratin )
Bagian dermis yang masuk dalam kandung rambut disebut papil.
Terdapat 2 fase :
1. fase pertumbuhan (Anagen)
kecepatan pertumbuhan rambut bervariasi rambut janggut tercepat diikuti kulit
kepela.
Berlangsung sampai dengan usia 6 tahun.
90 % dari 100.000 folikel rambut kulit kepala normal mengalami fase
pertumbuhan pada satu saat.
2. Fase Istirahat( Telogen)
Berlangsung + 4 bulan, rambut mengalami kerontokan
50 100 lembar rambut rontok dalam tiap harinya.
Gerak merinding jika terjadi trauma , stress, dsbt Piloereksi.
Warna rambut ditentukan oleh jumlah melanin .
Pertumbuhan rambut pada daerah tertentu dikontrol oleh hgormon seks( rambut
wajah, janggut, kumis, dada, punggung, di kontrol oleh H. Androgen.
Kuantitas dan kualitas distribusi ranbut ditentukan oleh kondisis Endokrin.
Hirsutisme ( pertumbuhan rambut yang berlebihan pada S. Cushing(wanita).

5. KUKU
Permukaan dorsal ujung distal jari tangan
atau kaki tertdapat lempeng keatin yang
keras dan transparan.tumbuh dari akar yang
disebut kutikula.
Berfungsi mengangkat benda benda kecil.
Pertumbuhan rata- rata 0,1 mm /
hari.pembaruan total kuku jari tangan : 170
hari dan kuku kaki: 12- 18 bulan.

KELENJAR KELENJAR PADA KULIT


1.Kelenjar Sebasea

berfungsi mengontrol sekresi minyak ke dalam ruang antara folikel rambut dan batang
rambut yang akan melumasi rambut sehingga menjadi halus lentur dan lunak.
2. Kelenjar keringat
diklasifikasikan menjadi 2 kategori:
a. kelenjar Ekrin terdapat disemua kulit.
Melepaskan keringat sebgai reaksi penngkatan suhu lingkungan dan suhu tubuh.
Kecepatan sekresi keringat dikendalkan oleh saraf simpatik.pengekuaran keringat oada
tangan, kaki, aksila, dahi, sebagai reaksi tubuh terhadap setress, nyeri dll.
b. kelenjar Apokrin.
Terdapat di aksil, anus, skrotum, labia mayora, dan bermuara pada folikel rambut.
Kelenjar inaktif pada masa pubertas,pada wanit a akan membesar dan berkurang pada
sklus haid.
K.Apokrin memproduksi keringat yang keruh seperti susu yang diuraikan oleh bajkteri
menghasilkan bau khas pada aksila.
Pada telinga bagian luar terdapat kelenjar apokrin khusus yang disebut K. seruminosa yang
menghasilkan serumen(wax).

FUNGSI KULIT SECARA UMUM.


1. SEBAGAI PROTEKSI.
Masuknya benda- benda dari luar(benda
asing ,invasi bacteri.)
Melindungi dari trauma yang terus menerus.
Mencegah keluarnya cairan yang berlebihan
dari tubuh.
Menyerap berbagai senyawa lipid vit. Adan
D yang larut lemak.
Memproduksi melanin mencegah kerusakan
kulit dari sinar UV.

PENGONTROL/PENGATUR SUHU.
Vasokonstriksi pada suhu dingin dan dilatasi
pada kondisi panas peredaran darah meningkat
terjadi penguapan keringat.

Proses hilangnya panas dari tubuh:


Radiasi: pemindahan panas ke benda lain yang
suhunya lebih rendah.
Konduksi : pemindahan panas dari ubuh ke benda
lain yang lebih dingin yang bersentuhan dengan
tubuh.
Evaporasi : membentuk hilangnya panas lewat
konduksi
Kecepatan hilangnya panas dipengaruhi oleh suhu
permukaan kulit yang ditentukan oleh peredaran
darah kekulit.(total aliran darah N: 450 ml / menit.)

SENSIBILITAS
mengindera suhu, rasa nyeri, sentuhan dan

rabaaan.

KESEIMBANGAN AIR
Sratum korneum dapat menyerap air

sehingga mencegah kehilangan air serta


elektrolit yang berlebihan dari bagian internal
tubuh dan mempertahankan kelembaban
dalam jaringan subcutan.
Air mengalami evaporasi (respirasi tidak kasat
mata)+ 600 ml / hari untuk dewasa.

PRODUKSI VITAMIN.
Kulit yang terpejan sinar Uvakan mengubah

substansi untuk mensintesis vitamin D.

PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK
GANGGUAN SISTEM INTEGUMENT
1. BIOPSI KULIT.
Mendapatkan jaringan untuk dilakukan pemeriksaan mikroskopik dengan cara
eksisi dengan scalpel atau alat penusuk khusus ( skin punch) dengan
mengambil bagian tengah jaringan.
INDIKASI
Pada nodul yang asal nya tidak jelas untuk mencegah malignitas. Dengan
warna dan bentuk yang tidak lazim.
Pembentukan lepuh.
2. PATCH TEST
Untuk mrngenali substansi yang menimbulkan alergi pada pasien dibawah
plester khusus ( exclusive putches )
INDKASI
Dermatitis, gejalak kemerahan, tonjolan halus, gatal- gatal. Reaksi + lemah.
Blister yang halus, papula dan gatal gatal yang hebat reaksi + sedang.
Blister/bullae, nyeri, ulserasi reaksi + kuat.

Penjelasan pada pasien sebelum dan sesudah pelksanaan patch test.


Jangan menggunakan obat jenis kortison selam satu minggu sebelum tgl
pelaksanaan.
Sample masing masing bahan tes dalam jumlah yang sedikit dibubuhkan
pada plester berbentuk cakaram kemudian ditempel pada punggung,dengan
jumlah ynag bervariasi.( 20 30 buah.)
Pertahankan agar daerah punggung tetap kering pada saat plester masih
menempel.
Prosedur dilaksanakan dalam waktu 30 menit.
2- 3 hari setelah tes plester dilepas kemudian lokasi dievaluasi.
3. PENGEROKAN KULIT.
Sampel kulit dikerok dari lokasi lesi, jamur, yang dicurigai.dengan
menggunakan skatpel yang sudah dibasahi dengan minyak sehingga jaringan
yang dikerok menempel pada mata pisau hasil kerokan dipindahkan ke slide
kaca ditutup dengan kaca objek dan dipriksa dengan mikroskop.

4. PEMERIKSAAN CAHAYA WOOD ( LIGHT WOOD).


Menggunakan cahaya UV gelombang panjang yang disebut
black light yang akan menghasilakan cahaya berpedar berwarna
ungu gelap yang khas.cahaya akan terlihat jelas pada ruangan
yang gelap, digunakan untuk memebedakan lesi epidermis
dengan dermis dan hipopigmentasi dengan hiperpigmentasi.
5. APUS TZANCK.
Untuk memeriksa sel sel kulit yang mengalami pelepuhan.
INDIKASI
Herpes zoster,varisella, herpes simplek dan semua bentuk
pemfigus.
Secret dari lesi yang dicurigai dioleskan pada slide kaca diwarnai
dan periksa.

THANKS...