You are on page 1of 19

METHANOL TOXIC OPTIC

NEUROPATHY (CHARACTERISTIC
AND EVALUATION OF THERAPY)
Agnes Christie
112016036
Dokter Pembimbing: dr. Michael Indra
Lesmana, SpM

NEUROPATI OPTIK TOKSIK

Gangguan penglihatan akibat kerusakan nervus optik


yang terjadi setelah terpapar zat toksik
Penyebabnya : metanol (tersering), karbon monoksida,
sianida, timah, air raksa, etambutol, isoniazid, agen antineoplastik (cisplatin dan vinkristin, serta zat toksik
lainnya)
Gambaran klinis :
- Turunnya tajam penglihatan secara progresif tanpa nyeri
- Bilateral
- Gangguan penglihatan warna
- Skotoma sentral atau sekosentral.
- Edema diskus optik merupakan gambaran awal yang
sering ditemukan, hingga dua bulan, diikuti dengan atrofi
diskus optic.

PENATALAKSANAAN INTOKSIKASI
METANOL

Menghentikan paparan terhadap metanol.


Koreksi asidosis metabolik dan hemodialisis juga
memiliki peran yang penting.
Toksisitas metanol (proses inflamasi) steroid
dosis tinggi IV untuk kasus akut menekan proses
inflamasi pada nervus optik menghambat proses
demyelinisasi, mencegah kebutaan permanen.

MATERI DAN METODE

MATERIAL DAN METODE

Desain penelitian : Deskriptif retrospektif


Lokasi
Darurat

: Divisi Neuro Oftalmologi Poli Mata, Poli


Penyakit Dalam, dan Instalasi Gawat
RSCM

Waktu penelitian : Desember 2014 Januari 2015.


Kriteria inklusi
toksik
Periode

: Seluruh pasien neuropati optik


metanol di RSCM
: Januari 2013 Desember 2014.

Kriteria eksklusi : Bila rekam medis tidak dapat


ditelusuri atau
tidak ada data tajam
penglihatan awal dan
setelah terapi
(untuk data evaluasi terapi).

MATERIAL DAN METODE

Kategori tajam penglihatan Kriteria World


Health Organization (WHO) 3 kategori
1. 6/18
2. 3/60 6/18
3. <3/60.
. Onset : interval waktu setelah paparan alkohol
terakhir timbul keluhan penurunan tajam
penglihatan ataupun keluhan sistemik lain (GI, SSP,
respiratori).
1. <24 jam
2. 24-96 jam,
3. >96 jam

MATERIAL DAN METODE

Interval alkohol dengan terapi inisial


rentang waktu antara paparan alkohol terakhir
hingga mendapatkan terapi
1. 6 hari
2. >6 hari.
. Jenis minuman jenis alkohol terakhir yang
pasien konsumsi
1. Alkohol
2. Oplosan (Campuran alkohol dengan minuman
bersoda atau minuman berenergi)
3. Brendi
4. Wiski.

MATERIAL DAN METODE

Terapi inisial
1. Metilprednisolon intravena
2. Metilprednisolon intravena kombinasi +
hemodialisis
3. Metilprednisolon oral
4. Neurotropik
. Keberhasilan terapi
.Peningkatan tajam penglihatan setelah terapi
lambaian tangan atau hitung jari atau peningkatan
1 baris Snellen chart.

KARAKTERISTIK
DEMOGRAFIS PASIEN
NEUROPATI OPTIK
TOKSIK METANOL DI
RSCM TAHUN 2013-2014

HASIL PENELITIAN

HASIL

TAJAM
PENGLIHATAN
PASIEN
NEUROPATI
OPTIK TOKSIK
METANOL DI
RSCM TAHUN
2013-2014

GAMBARAN FUNDUS AWAL DAN SESUDAH


TERAPI PADA PASIEN NEUROPATI OPTIK
TOKSIK

JENIS TERAPI PASIEN NEUROPATI OPTIK


TOKSIK METANOL DI RSCM TAHUN 2013-2014

PERUBAHAN TAJAM PENGELIHATAN


SETELAH TERAPI

PERUBAHAN TAJAM PENGLIHATAN


BERDASARKAN TERAPI

KESIMPULAN

Terjadi peningkatan angka kejadian


neuropati optik toksik metanol
selama periode Januari 2013
Desember
2014
dibandingkan
periode 2002-2006.
Pemberian terapi steroid dosis tinggi
memiliki
manfaat
dalam
memperbaiki tajam penglihatan
neuropati optik toksik metanol
terutama bila diberikan dalam 6 hari
setelah konsumsi alkohol.

Drag picture to placeholder


or click icon to add

THANK
THANK

YOU

YOU