You are on page 1of 24

PROPOSAL TUGAS

AKHIR

HUBUNGAN ANTARA
DUKUNGAN KELUARGA
DENGAN KEPATUHAN DIET
RENDAH PURIN PADA
PENDERITA GOUT DI
PUSKESMAS DADAP KUNING,
CERME GRESIK
SITI KHOIRIYA
125070201111009
2006-
New zeland health survey= 1,3 % 2007
pada orang dewasa
Di Kanada= 3% gout pada orang 2003
dewasa (Wong, 2010) 2004
Di USA= 3,8% (Minaur et al., 2004 dalam Wong,
2010)
Di USA= 41 per 1000 1999
Di UK= 14 per 1000 (Bandolier Team, 2005
dalam Depkes 2006)
LATAR BELAKANG
Puskesmas
DadapKunin
g,
Cerme
Gresik
= 44 orang
(Mei-
Oktober
2015)
Di Indonesia= penyakit rematik ke-3
yang sering menyerang usia lanjut,
6-7% (Depkes, 2006)
Penelitian pada lansia gout
menyatakan adanya
r, 2014
hubungan signifkan antara
gout dan konsumsi
Makasa
makanan tinggi purin (Nengsi,
Bahar, Salam, 2014)
99 sampel, 66,7%
mempunyai kadar asam
a, 2013
urat tidak normal,
sebanyak 55,6% responden
Amerik
memiliki asupan purin
tinggi (Ferre et al, 2013)
14.809 orang= peningkatan
konsumsi daging dan
a, 2005
seafood berhubungan
dengan tingginya serum
Amerik
asam urat (Choi, Liu, & Curhan,
2005)
GOU
T
Modifikasi
gaya hidup Obat

(Depkes,
2006)
Diet rendah purin

Setengah dari asam urat dalam


tubuh didapat dari asupan
makanan tinggi purin
Menurunkan kadar urat sampai
18% dan frekuensi serangan
gout sampai 67% .
Gout memiliki tingkat kepatuhan terendah
dibandingkan dengan penyakit rematik lainnya
(Reach, 2011)

Gout merupakan penyakit dengan


ketidakpatuhan tertinggi terhadap pengobatan
(Reach, 2011)

Ketidakpatuhan terhadap diet dan gaya hidup


lebih buruk daripada ketidakpatuhan terhadap
farmakoterapi (Reach, 2011)
Di Cina, kepatuhan terhadap rekomendasi diet
dan pengobatan gout sangat buruk (Sheng, Zheng, Fang,
2014)

9 dari 13 penderita gout di Puskesmas Dadap


Kuning masih mengkonsumsi makanan dengan
kandungan purin tinggi
Review 122 Dukungan
penelitian Kurangnya keluarga
ditemukan dukungan membantu
kepatuhan sosial secara pasien
27% lebih signifkan menyiapkan
tinggi ketika dihubungkan makanan yang
pasien dengan sehat dan
mempunyai ketidakpatuha membatasi
dukungan n diet (Aggarwal et makanan yang
al, 2010)
praktis (dimatteo, tidak sehat
2004)
RUMUSAN MASALAH
Apakah ada hubungan antara dukungan
keluarga dengan kepatuhan diet rendah
purin pada penderita gout di Puskesmas
Dadap Kuning, Cerme Gresik?

TUJUAN UMUM

Mengetahui hubungan dukungan


keluarga dengan kepatuhan diet rendah
purin pada penderita gout di Puskesmas
Dadap Kuning, Cerme Gresik
TUJUAN KHUSUS

1. Mengidentifkasi dukungan keluarga


instrumental pada penderita gout
2. Mengidentifkasi dukungan keluarga
informasional pada penderita gout
3. Mengidentifkasi dukungan keluarga
penilaian pada penderita gout
4. Mengidentifkasi dukungan keluarga
emosional pada penderita gout
5. Mengidentifkasi kepatuhan diet rendah purin
pada penderita gout
6. Mengetahui hubungan dukungan keluarga
terhadap diet rendah purin pada penderita
gout.
TINJAUAN PUSTAKA

Gout: hiperurisemia,
serangan akut pada sendi
Risiko gout: konsentrasi urat
> 7,0mg/dl

ETIOLOGI
1. Ekskresi asam urat oleh ginjal tidak adekuat
2. Produksi asam urat berlebih

. MANIFESTASI
Nyeri sendi secara tiba-tiba, merah, bengkak,
hiperurisemia
PENATALAKSANAAN

1. Modifikasi gaya hidup


BB, menghindari makanan tinggi purin,

alkohol, cairan, tidak menggunakan


obat diuretik, terapi es
Allopurinol
2. Obat Kolkhisin
Febuxostat
Glukokortikosteroi
Pegloticase
d
Probenecid and
NSAIDs
colchicine
HIPOTESIS

Ho :Tidak ada hubungan dukungan


keluarga dengan kepatuhan diet rendah
purin pada penderita gout
H1 :Ada hubungan dukungan keluarga
dengan kepatuhan diet rendah purin pada
penderita gout
METODE PENELITIAN
Desain: Populasi: Sampel:
observasion Seluruh pasien
al analitik penderita dengan
gout yang riwayat gout
Pendekatan:
pernah dan
Cross berkunjung mempunyai
sectional ke PKM keluarga
Teknik Variabel bebas: dukungan
sampling: keluarga
sampling Variabel tergantung:
jenuh kepatuhan diet rendah purin
data demograf keluarga.docx
KUESIONER DUKUNGAN KELUARGA.docx
data demograf penderita gout.docx
kuesioner kepatuhan diet.docx
Defnisi operasional
Uji validitas dan reliabilitas

Uji validitas
Akan dilakukan di tempat praktik
dr. Marthika Juliawan (di Kedung Sekar
Kidul Benjeng Gresik, bulan Desember
2015
SPSS 20.0 for WindowsPearson Product
Moment tingkat signifkansi 5%
Uji reliabilitas
Cronbach alpha 0,6.
Pengumpulan dan pengolahan data
Teknik analisa data

Pre analisa: editing, coding,


scoring, tabulating, procesing,
cleaning.
Analisa data:
Univariat: semua variabel dianalisis
(karakteristik responden), diubah ke dalam
bentuk prosentase dalam tabel.
Bivariat: uji spearman, karena kedua data
adalah ordinalmengukur kekuatan antar
variabel (sangat kuat, kuat atau lemah).
Etika penelitian

1. Menghormati manusia
a. Otonomi
b. Inform concent
c. Anonymity
2. Keadilan
3. Prinsip manfaat
TERIMAKA
SIH