You are on page 1of 26

INKONTINENSIA

ADE TIKA, M.Kep


EPIDEMIOLOGY

Kejadian inkontinensia pada penduduk. --- Tidak


terlaporkan

13 juta jiwa mengalami kontinensia

Amerika serikat --- 10-12 juta orang dewasa


Terjadi pada seluruh lapisan usia
INSIDEN

Wanita lebih banyak dibandingkan dengan Pria

Berhubungan dengan :

a.Kehamilan

b.Melahirkan (Primi 5-10% dan anak ke5 sekitar


20%)
PENGERTIAN

Inkontinensia adalah kondisi dimana tidak


terkontrolnya Bab atau Bak.

Inkontinensia adalah ketidakmampuan menahan air


kencing atau bab yang menyebabkan permasalahan
sosial, medik maupun ekonomi.
JENIS INKONTINENSIA

Inkontinensia dibagi menjadi 2 yaitu


1.Inkontinensia urin
2.Inkontinensia alvi
INKONTINENSIA URIN

Adalah suatu kondisi Pengeluaran urine tanpa disadari


dengan jumlah dan frequensi cukup sehingga
mengakibatkan masalah kesehatan dan sosial.

Jenis inkontinensia urine :


a.Inkontinensia stress
b.Inkontinensia desakan (urgency Incontinence)
c.Inkontinensia luapan (Overflow incontinence)
INKONTINENSIA
STRESS
Peningkatan tekanan abdoment disebabkan
karena :
1.Batuk
2.Bersin
3.Mengangkat barang / benda yang cukup berat
4.Olahraga
5.Kehamilan
PERCOBAAN
MARSHALL
-MARCHETTI
Penderita diminta berkemih sampai habis. Dalam
posisi ginekologis dimasukkan kateter ke dalam
kandung kemih untuk menentukan residu urine.
Kemudian diikuti oleh pengisian kandung kemih
dengan air sampai penderita ingin berkemih.
Normalnya 400-450 ml.
INKONTINENSIA URGENCY

Adalah keluarnya urine secara involunter dihubungkan


dengan keinginan yang kuat untuk mengosongkannya.
Biasanya akibat kandung kemih yang tidak stabil.
Sewaktu pengisian, otot destrusor berkontraksi tanpa
sadar secara spontan maupun karena rangsangan.

Penyebab : idiopatik

Biasanya akibat rangsang motorik (pergerakkan otot)


dan sensorik (iritasi lokal)
INKONTINENSIA
DARURAT
Pengeluaran urine yang dikeluarkan dengan
frequensi sering, biasanya dihubungkan dengan:
a.Konsumsi alkohol
b.Konsumsi kafein
c.Proses penuaan (melemahnya sfingter)
INKONTINENSIA
AKIBAT BLASS
Pada wanita post menopause
TERLALU baiasanya dijumpai
PENUH
inkontinensia akibat rangsangan blass yang terjadi
sepanjang hari. Klien mengatakan blass penuh dan
terasa blass yang tidak pernah kosong.
PENYEBAB

Penyebab :
a.Penyakit neurogen
b.Cedera vertebralis
c.Multiple skelerosis
d.Trauma kapitis
e.Trauma medula spinalis
f.Tumor otak
Gangguan tergantung pada luas luka, tekanan dan
koordinasi normal anatara kandung kemih dan
uretra berdasarkan refleks miksi yang berjalan
melalui pusat miksi pada sakral medulla spinalis.
baik otot polos maupun otot lurik.

Otot lurik periuretral pada dasar panggul


LESI

2 jenis gangguan pada blass dihubungkan dengan


lesi :
a.Lesi Nuklear (Tipe LMN) --- lesi pada lengkung
refleks
b.Lesi Supranuklear (Tipe UMN) lesi pada pusat
sakral
TANDA DAN GEJALA

a. Pengeluaran urine yang terus menerus.


b. Tidak disadari
FAKTOR RESIKO
INKONTINENSIA

Jenis kelamin --- wanita lebih sering mengalami


inkontinensia dibandingkan dengan pria.
Penyebab :
a.Kehamilan
b.Anatomi tubuh wanita
c.Umur --- Lansia mengalami kelemahan oto dan
sfingter
d.Kelebihan BB --- meningkatkan tekanan pada otot.
PATOFISIOLOGI

Komplikasi penyakit saluran perkemihan

Kerusakan transmisi ke pusat miksi

Kehilangan kontrol spingter/peningkatan tekanan

inkontinensua
PENATALAKSANAAN

Inkontinensia urgensi

a.Latihan sensasi berkemih

b.Obat0obatan relaksan kandung kemih

c.Tindakkan pembedahan (sumbatan)

d.Kateterisasi
PENATALKSANAAN

Penatalaksanaan inkontinensia overflow :


a.Kateterisasi
b.Pengeluaran miksi secara teratur/terjadwal.
c.Pembedahan
PENGKAJIAN

Anamnesa
Pemeriksaan fisik

Data menyimpang

Masalah yang muncul


INKONTINENSIA ALVI

Inkontinensia alvi adalah hilangnya kemampuan


mengontrol pengeluaran feses dan gas melalui
sfingter anus akibat kerusakan sfingter atau
persyarafan daerah anus.
PENYEBAB

a. Sembelit
b. Penggunaan pencahar berlebihan
c. Gangguan syarafm--- demensia , strook,
neuropati diabetik dan kerusakan sfingter daerah
anus
Penyebab inkontinensia alvi dibagi dalam 4 kelp
yaitu :
1.Akibat konstipasi skibala (iritasi mukosa rektum
akibat feses yang keras)
2.Inkontinensia feses simtomatik --- biasanya dihub
dengan kelebihan pencahar
3.Akibat gangguan persyarafan (neurogenik) ---
hambatan rangsangan ke CS
4.Akibat hilangnya refleks anal --- kelemahan otot
motorik n sensorik
INKONTINENSIA ALVI YANG
MENETAP

Biasanya terjadi pada :


a.Klien dengan cedera anus, urat syaraf tulang
belakang
b.Prolapsus rektum (penonjolan lapisan rectum)
c.Demensia
d.Tumor anus
e.Cedera panggul akibat proses persalinan
TANDA DAN GEJALA

a. Adanya pengeluaran feses diluar kendali

b. Adanya pengeluarann gas (flatus ) yg tdk

disadari
PENGKAJIAN

Anamnesa
Pemeriksaan fisik

Data menyimpang

Masalah yang muncul