You are on page 1of 15

INDIKATOR MUTU

Adang Bachtiar
Bandar-Lampung-2017
Fungsi/Peranan Indikator

Mengukur keberhasilan sistem layanan


Bagi provider
Bagi Manager

Bagi Klien/pelanggan

Evaluasi akreditasi atau audit mutu


Karakteristik Indikator Yang
Baik
Mampu mendeteksi perubahan (sensitif dan spesifik)/
Valid
Reliabel (akurat, presisi tinggi, konsisten)
Mampu mengukur Outcome (sebaiknya)
Status kesehatan
Angka kematian, dst

Mampu mengukur spektrum Structure-Process-


Outcome (Donabedian)
Mudah diukur (feasible)
Mampu dibandingkan
Kesulitan Indikator Outcome
Banyak faktor lain di luar RS yang berpengaruh
terhadap outcome
Pengukuran kepuasan (subjective measures) masih
sulit konstruksinya
Terbatas kemampuannya dalam mendorong
perbaikan mutu
Ada tenggang waktu yang cukup lama dari
layanan ke outcome
Tidak mampu menjawab mengapa, hanya
seberapa besar
Pelanggan lebih mementingkan structure dan
process
Indikator Rawat Inap

Infeksi Nosokomial
Infeksi akibat tindakan bedah
Kematian di RS
Kematian Sesaat Sebelum Operasi (Perioperative)
Sectio Caesarian
Rawat-kembali diluar jadwal
Pemeriksaan/tindakan ulang di penunjang, kamar
bedah dst
Indikator Rawat Jalan

Tindakan ulang di UGD dalam 72 jam


Lama layanan lebih dari 6 jam di UGD
Jumlah kasus di diagnosis salah
Jumlah pasien yang pulang paksa di UGD
Jumlah pemeriksaan batal per hari
Indikator di Bagian Anak

Kematian bayi di Bagian Anak


Kematian Sesaat Sebelum Operasi
Jumlah Operasi Ulang dalam 24 jam
Jumlah pasien anak yang masuk kembali ke ICU
dalam 48 jam
Jumlah pasien anak dirawat akibat tindakan di rawat
jalan
Jumlah pasien anak di UGD lebih dari 6 jam
Masalah Dalam Pengukuran

Reliabilitas yang terbatas (tidak akurat, presisi


rendah, tidak konsisten)
Proses pengumpulan yang salah
Proses kodifikasi yang terlalu umum

Proses analisis yang terbatas

Data tidak lengkap


Indikator kurang validitasnya
Risk adjustment tidak tepat sehingga tidak dapat
dibandingkan (antar RS)
Standar Mutu ISO 9000

Merupakan standar internasional untuk sistem


manajemen mutu
Seri ISO 9000(1)
9000-1: Manajemen mutu dan standar jaminan mutu
- Petunjuk untuk Pemilihan dan Penggunaan
9000-2: Pedoman untuk aplikasi 9001, 9002 dan
9003
9000-3: Pedoman untuk Aplikasi 9001 pada
Pengembangan, Penawaran, dan Pemeliharaan
Perangkat Lunak (software)
9000-4: Petunjuk untuk Pelaksanaan Manajemen
Program
9001: Sistem Mutu - Model untuk Jamina Kualitas
Dalam desain dan pengembangan, produksi,
instalasi; dan pelayanan
Seri ISO 9000(2)

9002: Sistem Mutu - Model untuk QA dalm produksi


dan instalasi
9003: Sistem Mutu - Model untuk QA dalam inspeksi
dan pengujian akhir
9004-1: Pedoman Manajemen Mutu dan Elemen-
elemen sistem mutu
9004-2: Manajemen Mutu dan Elemen-elemen
Sistem Mutu - Pedoman untuk Layanan
9004-3: Pedoman untuk material yang di proses
9004-4: Pedoman untuk perbaikan mutu
Seri ISO 9000(3)

9004-5: Pedoman untuk rencana mutu


9004-6: Pedoman QA untuk manajemen proyek
9004-7: Pedoman untuk manajemen konfigurasi
ISO 9004-2

8 elemen utama
Tanggung jawab manajemen
Sumber daya

Struktur sistem mutu

Keterkaitan dengan klien


Proses pemasaran

Proses desain layanan


Proses layanan

Analisis performansi (kinerja) dan perbaikan


layanan
Tanggung Jawab Manajemen(1)
Kebijakan mutu
Peranan dan komitmen manajer puncak
Definisi jelas dan terdokumentasi

Mudah dimengerti, dihayati dan dipelihara

Relevan terhadap sasaran organisasi dan


kebutuhan klien
Tujuan mutu
Menantang dan menuju kesempurnaan tetapi
dapat dicapai (misi dan visi)
Jelas, spesifik, terukur, dapat tercapai dan
mempunyai batasan waktu (SMART)
Tanggung Jawab Manajemen(2)

Tanggung jawab dan wewenang mutu


structuring yang jelas
terdapat pemberdayaan staf (empowerment)

Plan-Do-Check-Action (7 alat/8 langkah?)


Quality circle
inovasi dan kreativitas
job enrichment