You are on page 1of 16

Anatomi Fisologi Sistem

Pencernaan

Andina Aliansih
Herlinda Permatasari
Nova Chaerul Umam
Intan Aliyani
Ahmad Chaidir
MULUT
Merupakan suatu rongga terbuka
tempat masuknya makanan dan air
pada hewan. Mulut biasanya terletak di
kepala dan umumnya merupakan
bagian awal dari sistem pencernaan
lengkap yang berakhir di anus.
Fungsi rongga mulut adalah:
Mengerjakan pencernaan pertama dengan
jalan mengunyah
Untuk berbicara
Bila perlu, digunakan untuk bernafas.
Pipi dan bibir
Mengandung otot-otot yang diperlukan dalam proses
mengunyah dan bicara, disebelah luar pipi dan bibir
diselimuti oleh kulit dan disebelah dalam diselimuti
oleh selaput lendir (mukosa).
Gigi
Terdapat 2 kelompok yaitu gigi sementara atau gigi
susu mulai tumbuh pada umur 6-7 bulan dan lengkap
pada umur 2 tahun jumlahnya 20 buah dan gigi
tetap (permanen) tumbuh pada umur 6-18 tahun
jumlahnya 32 buah.
Fungsi gigi:
gigi seri untuk memotong makanan,
gigi taring untuk memutuskan makanan yang keras
dan liat dan
gigi geraham untuk mengunyah makanan yang sudah
dipotong-potong
Lidah
Bagian lidah yang berperan dalam
mengecap rasa makanan adalah papilla.
Papilla ini merupakan bentukan dari saraf-
saraf sensorik (penerima rangsang).
Fungsi Lidah:
Untuk membersihkan gigi serta rongga
mulut antara pipi dan gigi
Mencampur makanan dengan ludah
Untuk menolak makanan dan minuman
kebelakang
Untuk berbicara
Untuk mengecap manis, asin dan pahit
Untuk merasakan dingin dan panas.
Kelenjar Ludah, terdiri dari beberapa
kelenjar antara lain:
Kelenjar parotis,
terletak disebelah bawah dengan daun telinga
diantara otot pengunyah dengan kulit pipi.
Cairan ludah hasil sekresinya dikeluarkan
melalui duktus stesen kedalam rongga mulut
melalui satu lubang dihadapannya gigi molar
kedua atas.
Saliva yang disekresikan sebanyak 25-35 %.
Kelenjar Sublinguinalis,
terletak dibawah lidah salurannya menuju
lantai rongga mulut. Saliva yang disekresikan
sebanyak 3-5 %
Kelenjar Submandibularis,
terletak lebih belakang dan kesamping dari
kelenjar sublinguinalis. Saluran menuju
kelantai rongga mulut belakang gigi seri
pertama. Saliva yang disekresikan sebanyak
60-70%
Ada 2 jenis pencernaan didalam
rongga mulut:
Pencernaan mekanik,
Pencernaan kimiawi
Faring
Merupakan penghubung antara rongga
mulut dan kerongkongan.
Didalam lengkung faring terdapat tonsil (
amandel ) yaitu kelenjar limfe yang
banyak mengandung kelenjar limfosit
dan merupakan pertahanan terhadap
infeksi, disini terletak bersimpangan
antara jalan nafas dan jalan makanan,
letaknya dibelakang rongga mulut dan
rongga hidung, didepan ruas tulang
belakang.
Esofagus
Esophagus adalah yang menghubungkan
tekak dengan lambung, yg letaknya
dibelakang trakea yang berukuran
panjang 25 cm dan lebar 2 cm. Fungsi
dari esofagus adalah
menghantarkan bahan yang dimakan dari
faring ke lambung dan tiap2 ujung esofagus
dilindungi oleh suatu spinter yang berperan
sebagai barier terhadap refleks isi lambung
kedalam esophagus.
Gaster
Merupakan organ otot berongga yang
besar dan berbentuk seperti kandang
keledai.
Terdiri dari 3 bagian yaitu:
Kardia.
Fundus.
Antrum.
Makanan masuk ke dalam lambung dari
kerongkongan melalui otot berbentuk
cincin (sfinter), yang bisa membuka dan
menutup. Dalam keadaan normal, sfinter
menghalangi masuknya kembali isi
lambung ke dalam kerongkongan.
Fungsi dari lambung:
Menampung makanan,
menghancurkan dan menghaluskan oleh
peristaltik lambung dan getah lambung.
Getah cerna lambung yang dihasilkan :
Pepsi, fungsinya memecah putih telur menjadi
asam amino (albumin dan peptone)
Asam garam (HCl), fungsinya mengasamkan
makanan dan membuat suasana asampada
pepsinogen menjadi pepsin.
Renin, fungsinya sebagai ragi yang
membekukan susu dan membentuk kasein dan
dari karsinogen (karsinogen dan protein susu)
Intestinum minor
Usus halus adalah bagian dari saluran pencernaan
yang terletak di antara lambung dan usus besar.
Dinding usus kaya akan pembuluh darah yang
mengangkut zat-zat yang diserap ke hati melalui
vena porta.
Dinding usus melepaskan lendir (yang melumasi
isi usus) dan air (yang membantu melarutkan
pecahan-pecahan makanan yang dicerna).
Usus halus terdiri dari tiga bagian:
Usus dua belas jari (duodenum),
Duodenum (20 cm)
Duodenum adalah bagian dari usus halus yang terletak
setelah lambung dan menghubungkannya ke (jejunum).
Pada usus dua belas jari terdapat dua muara saluran
yaitu dari pankreas dan kantung empedu.
Usus kosong (jejunum),
Jejenum (2,5 m)
Menempati 2/5 sebelah atas dari usus halus.
Terjadi pencernaan secara kimiawi.
Usus penyerapan (ileum)
Ileum (3,6 m)
Ileum adalah bagian terakhir dari usus halus.
Pada sistem pencernaan ini memiliki panjang
sekitar 2-4 m dan terletak setelah duodenum
dan jejunum, dan menempati 3/5 bagian akhir
usus halus.
Usus halus berfungsi menyerap sari-sari
makanan
INTESTINUM MAYOR
Banyak bakteri yang terdapat di dalam
usus besar berfungsi mencerna
beberapa bahan dan membantu
penyerapan zat-zat gizi.
Bakteri ini juga penting untuk fungsi
normal dari usus.
Fungsi usus besar, terdiri dari :
Menyerap air dari makanan
Tempat tinggal bakteri E.Coli
Tempat feses
Usus besar terdiri dari :
Sekum
Sekum (bahasa latin: caecus, "buta") dalam istilah
anatomi adalah suatu kantung yang terhubung pada
usus penyerapan serta bagian kolon menanjak dari usus
besar.
Di bawah seikum terdapat appendiks vermiformis yang
berbentuk seperti cacing sehingga disebut juga umbai
cacing, panjangnya 6 cm.
Kolon asendens
Panjang 13 cm, terletak di abdomen bawah sebelah
kanan membujur ke atas.
Kolon Transversum
Panjangnya 38 cm. Membujur dari kolon asendens
sampai ke kolon desendens
Kolon desendens
Panjangnya 25 cm. Terletak di abdomen bawah bagian
kiri membujur dari atas ke bawah.
Kolon Sigmoid
Lanjutan dari kolon desendens terletak miring. Terletak
dalam rongga pelvis sebelah kiri. Bentuknya
menyerupai huruf S. Ujung bawahnya berhubungan
dengan rektum.
Rektum
Rektum (Bahasa Latin: regere, "meluruskan, mengatur")
adalah sebuah ruangan yang berawal dari ujung usus
besar (setelah kolon sigmoid) dan berakhir di anus.
Organ ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan
sementara feses
Anus
Anus merupakan lubang di ujung saluran pencernaan,
dimana bahan limbah keluar dari tubuh. Sebagian anus
terbentuk dari permukaan tubuh (kulit) dan sebagian
lannya dari usus. Pembukaan dan penutupan anus
diatur oleh otot sphinkter. Feses dibuang dari tubuh
melalui proses defekasi (buang air besar - BAB), yang
merupakan fungsi utama anus.
Hepar
Organ terbesar di dalam tubuh. Warna coklat
kemerahan, beratnya 1 kg. Berperan
penting dalam metabolisme. Penetralan obat
Kandung Empedu
Organ berbentuk buah pir. Letaknya dalam
sebuah lobus di sebelah permukaan bawah
hati. Warna hijau gelap. Berfungsi dalam
pencernaan dan penyerapan lemak
Pankreas
Terletak pada bagian posterior perut dan
berhubungan dengan duodenum.
Fungsi utama pankreas:
menghasilkan enzim pencernaan
menghasilkan hormon