You are on page 1of 29

JURNAL READING

IDENTITAS JURNAL

Judul Jurnal
Comparison of Norepinephrine and Phenylephrine for Maintenance of Blood
Pressure during Spinal Anesthesia for Cesarean Delivery

Nama Jurnal
Anesthesiology

Tahun Terbit
Desember 2014
PENDAHULUAN
Fenilefrin ampuh terhadap reseptor agonis -adrenergik tanpa aktivitas reseptor -
adrenergik.
Norepinefrin ampuh terhadap reseptor agonis -adrenergik juga merupakan agonis
lemah pada reseptor -adrenergik.
Tujuan penelitian acak dan double blind ini adalah untuk membandingkan infus
fenilefrin yang dikendalikan dengan computer dan norepinefrin yang dititrasi untuk
mempertahankan tekanan darah pada pasien dengan anastesi spinal pada tindakan
sesar
METODE
Peneliti mendaftarkan 104 pasien
Semua pengukuran dilakukan dengan cara yang sama oleh operator yang blind
terhadap pembagian kelompok
Investigator yang tidak terlibat dalam perawatan pasien membuka 104 amplop
bernomor yang sudah disiapkan oleh staf sekretariat.
Kode randomisasi tidak diperlihatkan hingga setelah perekrutan dari pasien dalam
penelitian.
METODE

- Onset dari melahirkan


- Abnormalitas fetus
- Asa 1 sampai 2 - Hipertensi
- Janin tunggal - Penyakit kardiovaskular, serebrovaskular,
Ginjal
- Cukup bulan
- Alergi terhadap obat penelitian
- SC elektif dengan spinal
- BB < 50kg / > 100 Kg
- Tinggi < 140 cm / > 180 cm
- Umur < 18 tahun
- Mendapat terapi antidepresan trisiklik
METODE
ANALISIS STATISTIK
Perhitungan besar sampel berdasar penelitian sebelumnya
Peneliti menghitung sampel sebanyak 47 pasien per kelompok
Untuk memperhitungkan potensi pasien yang keluar, ukuran sampel ditingkatkan
sebesar 5% sehingga menjadi 52 pasien perkelompok
Data antar kelompok univariat diuji normalitas menggunakan tes Kolmogorov-smirnov
dan dibandingkan dengan uji t-test / uji man-whitney yang sesuai. Data nominal
dibandingkan dengan uji chi-square / fisher test.
HASIL
HASIL
HASIL
HASIL
HASIL
KESIMPULAN
Ketika diberikan infus yang dikendalikan dengan komputer selama sesar dengan
anestesi spinal, norepinefrin efektif untuk mempertahankan tekanan darah dan
dikaitkan dengan denyut jantung dan curah jantung yang lebih besar dibandingkan
dengan fenilefrin. Penelitian lebih lanjut dapat mengkonfirmasi keamanan dan
kemanjuran norepinefrin sebagai vasopressor dalam kandungan pasien.
CRITICAL APRAISAL
ANALISIS PICO

Problem Intervention Comparison Outcome

Tindakan Sesar Norepinefrin Fenilefrin Mempertahankan


tekanan darah

Bagaimana efektitas terapi norepinefrin


dibandingkan dengan fenilefrin dalam
Pertanyaan mempertahankan tekanan darah pada pasien
dengan tindakan sesar?
VALIDITAS
1a. Apakah alokasi pasien terhadap terapi/ perlakuan dilakukan
secara random?
Ya
Dalam penelitian ini, alokasi pasien terhadap perlakuan dilakukan secara random.
104 healthy patients having cesarean delivery under spinal anesthesia were
randomized to have systolic blood pressure maintained with a computer-controlled
infusion of norepinephrine 5 g/ml or phenylephrine 100 g/ml.
Terdapat pada Materials and Methods
VALIDITAS
1b. Apakah randomisasi dilakukan tersembunyi?
Ya
Pada penelitian ini, randomisasi dilakukan secara tersembunyi.
An investigator (F.F.N.) who was not involved in subsequent patient care or assessment
opened the topmost of 104 opaque sequentially numbered envelopes that had been
prepared by a member of the secretarial staff.
The randomization code was not revealed until after recruitment of the final patient in
the study.

Terdapat pada Materials and Methods


VALIDITAS
1c. Apakah antara subyek penelitian dan peneliti blind
terhadap terapi/ perlakuan yang akan diberikan?
Ya
Pada penelitian ini, antara subyek penelitian dan peneliti blind terhadap terapi
All measurements were made by the same experienced operator (S.W.Y.L.) who was
blinded to group assignment and were repeated three times with the mean of the
three measurements recorded as the baseline value.
Terdapat pada Materials and Methods
VALIDITAS

2a. Apakah semua keluaran (outcome) dilaporkan ?


Ya
Keseluruhan outcome pada penelitian ini secara lengkap
ditampilkan dalam Results
VALIDITAS

2b. Apakah pengamatan yang dilakukan cukup panjang?


Tidak
Waktu untuk pengamatan tidak dijelaskan dalam jurnal
VALIDITAS

3. Apakah semua subyek penelitian dipertimbangkan dalam


kesimpulan ?
Ya
Seluruh subyek yang diikutkan dalam penelitian, seluruhnya ikut
dianalisis secara statistik dan dipertimbangkan dalam kesimpulan.
IMPORTANCE

Berapa besar efek terapi?


Normalisasi curah jantung 5 menit setelah induksi lebih besar pada
kelompok norephinefrin dibandingkan kelompok fenilefrin (median
102,7% vs 93.8%; p = 0,004; 95% CI). Dari induksi sampai insisi
uterus, untuk norepinefrin dibandingkan fenilefrin, tekanan darah
sistolik dan stroke volume serupa, denyut jantung dan curah jantung
lebih besar , resistensi vascular sistemik lebih rendah, dan kejadian
bradikardi lebih kecil. Keadaan neonatus sama diantara kedua
kelompok.
APPLICABLE

1. Apakah pasien yang kita miliki sangat


berbeda dengan pasien dalam penelitian
Tidak
Karakteristik pasien hampir sama dengan yang
ditemukan di lapangan.
APPLICABLE

2. Apakah hasil yang baik dari penelitian dapat


diterapkan dengan kondisi yang kita miliki?
Ya
Penggunaan norepinefrin dapat diterapkan.
APPLICABLE

3. Apakah semua outcome klinis yang penting


dipertimbangkan (efek samping yang mungkin timbul)?

Ya
Seluruh outcome klinis telah dipertimbangkan didalam jurnal termasuk
keamanan efek samping yang akan timbul pada pasien.
APPLICABLE

4. Apakah sudah memahami harapan dan


pilihan pasien ?
Ya
Penelitian ini dapat memahami harapan dan
pilihan pasien.
APPLICABLE

5. Apakah intervensi yang akan diberikan akan memenuhi harapan


pasien ? Pasien siap akan konsekuensinya?

Ya
Intervensi yang diberikan telah memenuhi harapan pasien dan pasien
siap terhadap konsekuensinya
SIMPULAN
Dilihat secara validitas, importance dan applicable, jurnal ini dapat diterapkan yang
menunjukkan bahwa penggunaan norepinefrin dapat dijadikan sebagai terapi
pemeliharaan pada pasien dengan tindakan sesar yang melalui anestesi spinal. .
TERIMAKASIH Ada pertanyaan?