You are on page 1of 39

NOSE ANATOMY

Putu-jennifer-herman

Pembimbing:
Dr Iriana, Sp. Tht-kl
-EXTERNAL NOSE-
OSTEOCARTILAGINOUS PART
Bony part Cartilagenous part
Upper one-third Lower two-thirds
Consist of 2 nasal bones Consists of:
meet in midline and rest on Upper lateral cartilages
the upper part of nasal Lower lateral cartilage
process of frontal bones Lesser alar (or sesamoid
cartilages
Septal cartilages
NASAL MUSCULATURE
M. Procerus
M. Nasalis ( transverse and alar parts)
M. Levator labii superioris aleque nasi
M. Anterior and posterior dilator nares
M. Depresor septi
NASAL SKIN
Thin and freely mobile : nasal bones and
upper lateral cartilages
Thick, adherent, contain many sebaseous
glands : alar cartilages
-INTERNAL NOSE-
VESTIBULE OF NOSE
Anterior and inferior Consists of:
part of nasal cavity is Nasal valve
called vestibule. Nasal valve area
It is lined by skin and
contains sebaceous
glands, hair follicles and
the hair called vibrissae.
Its upper limit on the
lateral wall is marked by
limen nasi (also called
nasal valve).
NASAL CAVITY PROPER
LATERAL NASAL WALL > Inferior turbinate
3 and occasionally 4 Inferior meatus
turbinates/conchae Nasolacrimal duct
Covered by mucous Hasners valve
membrane
The space below turbinates
called meatuses
NASAL CAVITY PROPER
> MIDDLE TURBINATE Middle meatus
Uncinate process
Ethmoturbinal
Bulla ethmoidalis
Ostia of various sinuses Atrium of middle meatus
draining anterior to basal Agger nasi
lamella form anterior group Superior turbinate
of paranasal sinus Superior meatus
Ostia of various sinuses Sphenoethmoidal recess
draining posterior and Supreme turbinate
superior form posterior
group
NASAL CAVITY PROPER
MIDDLE WALL
Consists of :
Columellar septum
Membranous septum
Septum proper
NASAL CAVITY PROPER
FLOOR
Anterior : Palatine ROOF
process of maxilla
Anterior : nasal bones
Posterior : horizontal part
Posterior : sphenoid bone
of palatine bone
Middle horizontal :
cribiform plate of ethmoid
LINING MEMBRANE OF INTERNAL
NOSE
VESTIBULE OLFACTORY REGION
Skin containing hair, hair Upper one-third of latera
follicles, adn sebaceous wall, nasal septum, roof of
glands nasal cavity
Mucous membrane is paler
in colour
LINING MEMBRANE OF INTERNAL
NOSE
RESPIRATORY REGION
Lower two-thirds of nasal Surface : pseudostratified
cavity ciliated columnar
Mucous membrane is epithelium with goblet cells
variable in thickness; thick Submucous : serous,
nasal septum; thin mucous, both serous and
meatuses and floor of the mucous secreting glands
nose
Highly vascular
Erectie tissue
NERVE SUPPLY
Olfactory nerves NERVE OF COMMON SENSATION
Sense of smell Anterior ethmoidal nerve
Supply olfactory reion anterior and superior nasal
Central filaments of cavity
olfactory cells and arranged Branches of sphenopalatine
into 12-20 nerve that pass ganglion posterior two-
thorugh cribiform plate and thirds
end in the olfactory bulb
Carry sheaths of dura, Branches of infraorbital
archnoid, and pia into the nerve vestibule in medial
nose and lateral
NERVE SUPPLY
Autonomic nerves
Parasympathetic nerve Sympathetic nerve
Nasal glands and control Come from upper two
nasal secretion thoracic segments of spinal
Blood vessels of nose cord pass through superior
Come from greater superficial cervical ganglion, travel in
petrosal nerve deep petrosal nerve
BLOOD SUPPLY NASAL SEPTUM
Internal carotid system External carotid system
Branches of ophthalmic Sphenopalatine artery
artery (branch of maxillary artery)
Anterior ethmoidal artery gives nasopalatine and
posterior medial nasal
Posterior ethmoidal artery
branches.
Septal branch of greater
palatine artery (branch of
maxillary artery).
Septal branch of superior
labial artery (branch of
facial artery)
BLOOD SUPPLY LATERAL WALL
INTERNAL CAROTID SYSTEM EXTERNAL CAROTID SYSTEM
Branches of ophthalmic Posterior lateral nasal
artery branches From
Anterior ethmoidal artery sphenopalatine artery
Posterior ethmoidal artery Greater palatine artery
From maxillary artery
Nasal branch of anterior
superior dental From
infraorbital
Branches of facial artery to
nasal vestibule branch of
maxillary artery
BLOOD SUPPLY
LITTLEs AREA RETROCULOMELLAR VEIN
Vertically downwards just
Anterior inferior part of nasal behind the columella,
septum, just above the vestibule. crosses the oor of nose
Four arteriesanterior
ethmoidal, septal branch of and joins venous plexus on
superior labial, septal branch of the lateral nasal wall.
sphenopalatine and the greater
palatine, anastomose here to This is a common site of
form a vascular plexus called
Kiesselbachs plexus. venous bleeding in young
This area is exposed to the drying people.
effect of inspiratory current and
to nger nail trauma, and is the
usual site for epistaxis in children
and young adults.
BLOOD SUPPLY
WOODRUFFs PLEXUS
It is a plexus of veins
situated inferior to posterior
end of inferior turbinate.
It is a site of posterior
epistaxis in adults.
LYMPHATIC DRAINAGE
External nose and anterior part of nasal cavity
submandibular lymph nodes
Rest of nasal cavity upper jugular nodes
Upper part of nasal cavity communicate w/
subarachnoid space
NOSE PHYSIOLOGY
Fungsi Hidung
Respirasi
Air conditioning of inspired air
Proteksi untuk jalan nafas bawah
Resonansi Suara
Fungsi reflek hidung
Pembauan
Respirasi
Hidung saluran bernafas yang natural
Inspirasi: udara masuk melalui bagian tengah hidung antara septum nasi
dan konka. Terdapat sebagian kecil udara yang masuk ke meatus inferior
maupun ke regio olfaktori.
Ekspirasi: udara keluar melalui jalur yang sama dengan inspirasi, tapi tidak
semua udara dikeluarkan. Pada saat ekspirasi terjadi friksi pada limen nasi
(nasal valve) yang mengakibatkan terjadi pusaran udara yang akan
memventilasi sinus-sinus melalui ostium
Nasal cycle: terjadinya siklus kongesti dan dekongesti mukosa nasal secara
ritmis. Siklus nasal terjadi setiap 2,5-4 jam sekali.
Air-conditioning
Hidung merupakan air-conditioner untuk paru.
Hidung memfilter dan mempurifikasi udara yang masuk, serta
mengatur suhu dan kelebaban udara sebelum masuk ke paru.

A. Filtrasi dan purifikasi


Rambut hidung/nasal vibrissae filter untuk partikel besar
Partikel yang lebih kecil seperti debu, pollen, dan bakteri akan
menempel pada mukosa hidung
Mukosa nasal dapat memfilter partikel berukuran 0,5-3 um.
B. Kontrol suhu
Dilakukan oleh mukus yang tersebar di mukosa nasal
Membran mukosa terutama di konka media dan inferior memiliki banyak
pembuluh darah.
Udara yang diinsipirasi akan diatur suhunya hingga mendekati suhu tubuh.
C. Humidifikasi
Fungsi ini terjadi bersamaan dengan kontrol suhu.
Mukosa nasal dapat mengatur kelembaban udara menjadi 75% atau lebih.
Air yang digunakan untuk melembabkan disediakan oleh mukosa yang
kaya akan mukus dan kelenjar sekresi.
Sekitar 1000 ml air dievaporasi dari permukaan mukosa nasal dalam 24
jam.
Proteksi Jalan Nafas Bawah
1. Mekanisme Mukosiliar
Pada mukosa hidung banyak di dapatkan sel goblet, kelenjar yang mensekresi
mucous dan serous. Sekresi tersebut akan selalu melapisi seluruh mukosa
sebagai mucous blanket. Mucous blanket terdiri dari lapisan mucous pada
bagian superficial dan lapisan serous pada bagian yang lebih dalam. Saat
bakteri, virus, partikel debu terhirup akan terperangkap dalam mucous
blanket yang akan membawa ke nasofaring untuk ditelan.
2. Enzim dan imunoglobulin
Sekresi nasal mengandung enzim muramidase yang dapat membunuh bakteri
dan virus. igA , IgE dan interferon juga ditemukan pada sekresi nasal dan
dapat berfungsi sebagai imunitas terhadap infeksi saluran nafas atas
3. Bersin
Bersin merupakan refleks proteksi. Benda asing yang mengiritasi mukosa akan
dikeluarkan melalui mekanisme bersin
Resonansi Suara
Hidung berfungsi sebagai ruang resonansi
untuk beberapa konsonan seperti M/N/NG,
suara akan melewati nasofaring dan menyebar
ke hidung. Saat terdapat hambatan pada
hidung atau nasofaring suara akan menjadi
parau
Refleks Nasal
Bau makanan akan menyebabkan refleks sekresi saliva dan
gastric juice.
Iritasi mukosa nasal akan mengakibatkan bersin.
Fungsi nasal berkaitan erat dnegan fungsi paru melalui refleks
nasobronchial dan nasopulmonar.
Nasal obstruksi menyebabkan resistensi pulmo dan resistensi
dapat dihilangkan ketika obstruksi nasal ditangani.
Pembauan
Olfactory pathways.
Bau akan diterima pada regio olfactory yang
berada pada cavitas nasal bagian atas. Regio
olfactory mengandung jutaan reseptor sel
olfactory