You are on page 1of 14

KASUS

Seorang wanita 63 tahun datang dengan


keluhan perubahan warna kulit menjadi lebih
gelap, pusing, dan mudah lelah, mual dengan
sesekali muntah & terjadi penurunan BB secara
progresif lebih dari 8 bulan. Tidak terdapat
keluhan sakit kepala, blurred vision, dan
penurunan kesadaran.
RPD : tidak terdapat kelainan
Pada Pem.fisik :
1. Pucat
2. Hiperpigmentasi terutama pada wajah,
mukosa oral, palmar.
3. Tidak terdapat adanya malnutrisi atau
hipervitaminosis, serta limfadenopati perifer
TV : Nadi : 106x/mnt, teratur dan kecil.
Tensi : 100/60 mmHg (telentang)
70/40 mmHg (duduk)
Funduskopi normal
Semua sistem lain dalam batas normal
Pem. Lab
1. Hb 10mm/dL
2. Ht 58mm/hr
3. Albumin 3,4 g/L
4. Globulin 4,4 g/L
5. Skrining HIV (-)
Pem Radiologi
USG lhepar, lien, organ pelvis dan pankreas
dalam batas normal
CT scan abdomen massa glandula suprarenal
sinistra dengan kalsifikasi dan hipoplastik
ipsilateral tapi ginjal kiri fungsional (a
suprarenal tumour-adenoma or adrenocortical
carcinoma to exclude tuberculous adrenalitis)
10 hari kemudian, pasien mengalami mual,
muntah, demam disertai menggigil dan letargi.
Pemeriksaan kardioaskuler takikardi, volume
pulsasi lemah, TD 70/40 mmHg
Blood film trofozoit plasmodium falciparum
Kultur darah 3x tidak terdapat pertumbuhan

Pasien telah mendapat terapi cairan (dextrose in


saline), antimalaria, antibiotik, dan hidrokotison.
Selain itu pasien juga mengkonsumsi prenisolone
oral & fluodrokortison
ANATOMI & FISIOLOGI KELENJAR
ADRENAL
Glandula Adrenal
Merupakan sepasang kelenjar endokrin
dengan panjang 3-5 cm yang terletak pada
permukaan medial atas kedua ginjal.
Kelenjar ini dibungkus oleh fascia renalis
bersama dengan ginjal.
Glandula suprarenal dextra Glandula suprarenal sinistra

Bentuk seperti piramid (apex di sebelah Bentuk semilunaris (lebih memanjang ke


atas & basis pada ginjal) bawah pada sisi medial ginjal kiri)

Terletak di antara diafragma di sebelah Bagian depan, kelenjar ini berhubungan


posterior kanan & vena cava inferior di dengan gaster dan pankreas. Bagian
anteromedial belakang dengan diafragma

Hilum suprarenal keluar vena suprarenalis Vena suprarenalis sinistra akan bermuara
dextra yang bermuara pada vena cava pada vena suprarenalis sinistra
inferior
Perdarahan
Berasal dari 3 suber :
1. Arteri phrenica inferior mempercabangkan
arteria suprarenalis superior
2. Aorta abdominalis mempercabangkan arteria
suprarenalis media
3. Arteria renalis mempercabangkan arteria
suprarenalis inferior
Persarafan
Persarafan terutama serabut simpatis yang
berasal dari n.splanchnicus & plexus coeliacus
Bagian Komponen sel Hormon yang Fungsi
penyusun dihasilkan
KORTEKS ADRENAL
Berasal dari Zona Glomerulosa: Mineralokortikoid Mempengaruhi
mesoderm Sel tersusun rapat, : Aldosteron absorpsi Na, K, & air
Lapisan perifer bulat atau piramid, oleh sel epitel.
berwarna yang dikelilingi oleh Aldosteron
kekuningan pembuluh darah menstimulasi
Karateristik : sel kapiler reabsorpsi Na pada
pensekresi tubulus kontortus distal
steroid Zona Fasikulata
Sel bentuk Glukokortikoid : Merangsang
polihedral Kortisol glukoneogenesis,
Berisi droplet lipid Sebagian kecil metabolisme lemak,
androgen pemecahan protein dari
otot, menekan respon
imun.
Zona Retikularis: Hormon DHEA Diubah menjadi
Sel tersusun dalam dalam jumlah testosteron pada
korda yang tidak sedikit yang beberapa jaringan &
teratur dipengaruhi oleh efek maskulinasi
Sedikit droplet & ACTH
banyak pigmen
lipofucsin
Bagian Komponen sel Hormon yang Fungsi
penyusun dihasilkan

MEDULA ADRENAL
Berasal dari Sel kromafin Katekolamin : Dihasilkan dalam
krista neuralis Sel ganglion Adrenalin & nor jumlah besar, pada
Berwarna coklat adrenalin keadaan fight or
kemerahan flight
Tersusun dari sel menyebabkan
yang besar & vasokonstriksi,
polihedral meningkatkan
membentuk tekanan darah &
korda & glukosa darah
disokong oleh
serat retikularis