You are on page 1of 43

Anatomi pelvis

dr. Leonita B. Utami

Pertemuan I & II
Pelvic Cavity
Enclosed by bony, ligamentous and muscular wall
Contains the urinary bladder, ureters, pelvic genital
organs, rectum, blood vessels, lymphatics and nerves
Pelvic inlet (superior pelvic aperture)
Pelvic outlet (inferior pelvic aperture)
Pelvic Cavity
Dinding:
Tulang pelvis (bag. keras panggul) :
Os sacrum

Os coxae (2)

Os coccygis

Diafragma pelvis (bag. Lunak) :


Ligamenta:
lig. Sacrospinosum

lig. Sacrotuberosum

membrana obturatoria

Musculi

Organ viscera
Contains the urinary bladder, ureters, pelvic genital organs, rectum, blood vessels,
lymphatics and nerves
Fungsi
a. Bagian keras panggul
pelvis mayor : Menyangga isi abdomen
pelvis minor : Membentuk jalan lahir dan tempat alat
genitalia
b. Bagian lunak panggul :
Membentuk lapisan dalam jalan lahir
Menyangga alat genitalia agar tetap dalam posisi yang
normal saat hamil maupun saat kala nifas
Saat persalinan, berperan dalam proses kelahiran dan
kala uri
TULANG PELVIC
Os Sacrum
Persatuan 5 vertebra sacralis
Bentuk segitiga
Bangunan-bangunan:
Facies pelvica
Ala sacralis
Canalis sacralis medulla spinalis cauda
equina
Foramina sacralia anterior
Dilalui plexus sacralis & vasa darah bumil
pada saat kepala turun plexus tertekan
kram/nyeri kaki
Crista sacralis
Promontorium (bag cranial sacrum yang
berhubungan dengan V.L V yang menonjol di
atas facies pelvica)
Facies auricularis, basis ossis sacri
Os Ilium
Crista iliaca
Ala ossis ilii
Spina iliaca anterior
Superior (SIAS)
Spina Iliaca Anterior
Inferior (SIAI)
Spina Iliaca Posterior
Superior (SIPS)
Spina Iliaca Posterior
Inferior (SIPI)
Incisura ischiadica major
Linea arcuata
Acetabulum
Os Ischium
Corpus
Ramus superior
Ramus inferior
Spina ischiadica
Incisura ischiadica
minor
Tuber ischiadicum
menopang berat tubuh
pada posisi duduk
Os Pubis
Corpus
Ramus superior
Ramus inferior
Os pubis kanan dan kiri
bersendi symphysis
pubis
Foramen obturatorium
foramen yang dikelilingi
oleh os ischium dan pubis
Os coccygeus
3-5 vertebra yang
bergabung
Partus terdorong ke
dorsal PBP makin
lebar
Cavum Pelvis
Oleh linea terminalis (linea arcuata ka-ki & basis ossis
sacri) pelvis dibagi menjadi:
Pelvis major (spuria) cranial, isi: organ abdominal (ileum,
sigmoid colon)
Pelvis minor (vera) caudal, isi: organ reproduksi, sebagai
jalan lahir
Terdapat 2 pintu:
PAP (aditus pelvis/apertura pelvis superior/inlet) bulat,
batas: linea arcuata & promontorium
PBP (exitus pelvis/apertura pelvis inferior/outlet) belah
ketupat, batas: arcus pubis, os coccygeus,2 tuber ischiadicum
INCLINATIO PELVIS: sudut antara bidang horisontal & aditus
pelvis
Pelvis
Tipe Pelvis
Gynecoid Anthropoid
41% wanita Laki-laki
Aditus bulat Wanita dengan perawakan
Kelengkungan sacrum: baik tinggi dengan tungkai yang
Spina ischiadica tumpul dan panjang
tidak menonjol PAP oval, sempit,
Sudut arcus pubis membulat memanjang ventrodorsal

Android
33% pria Platypelloid
Spt jantung Pria/wanita: jarang
Curvatura sacrum hampir Gangguan perkembangan,
lurus rakitis, herediter
Angulus subpubicus sempit PAP ellips, sumbu panjang
transversal
Tipe Pelvis
Ukuran Pelvis
Pada aditus pelvis:
Conjugata vera anatomica: promontorium tepi cranial
simp pubis
Conjugata vera obstetrica: promontorium dinding
dorsal simp pubis
Conjugata diagonalis: promontorium-tepi caudal simp
diukur dengan VT untuk memperkirakan conjugata
vera
CV = CD dikurangi 1,5-2 cm
Diameter transversa: jarak terbesar antara linea arcuata
ka-ki
Ukuran Pelvis
Diameter obliqua I: art. sacroiliaca ka eminentia
iliopectinea ki
Diameter obliqua II: art. sacroiliaca ki eminentia
iliopectinea ka
Conjugata externa: tepi cranial simp proc spinosus VL V
Distansia spinarum: jarak kedua spina ischiadica
Distansia cristarum: jarak kedua crista iliaca
Ukuran Pelvis
Pada exitus pelvis:
Diameter recta: tepi caudal simp-ujung caudal os
coccygeus
Terbesar pertengahan dorsal simp pertengahan facies pelvina
ossis sacri pada linea mediana
Diameter transversa: jarak kedua tuber ischiadicum

AXIS PELVIS (curvatura Carus): garis yg melalui


pertengahan conjugata vera anatomica, diameter recta
pada tempat terlebar dan diameter recta pd exitus pelvis
Ukuran Pelvis
Dipengaruhi oleh:
Asal etnik
Tinggi badan
Berat badan
Ukuran pinggang
Ukuran kaki dan tangan
Penyakit, trauma
Perbedaan Pelvis Pria dan Wanita
Pembeda Pria Wanita
Struktur umum Tebal, berat Tipis, ringan
Perlekatan otot Nyata Tdk nyata
Pelvis major Dalam Dangkal
Pelvis minor Sempit, Lebar, dangkal
dalam
Apertura pelvis Btk jantung Oval/bulat
sup (aditus
pelvis)
Perbedaan Pelvis Pria dan Wanita
Pembeda Pria Wanita
Apertura pelvis inf/ Relatif kecil Relatif besar
exitus pelvis
Angulus Sempit (<90) Lebar (>90)
subpubicus
Foramen Bulat Oval
obturatum
acetabulum Besar Kecil
Inclinatio pelvis 60 70-75
Bidang Hodge
Bidang untuk menentukan seberapa jauh
penurunan bagian anak ke dalam cavum pelvis:
Hodge I : sesuai PAP
Hodge II : sejajar H I, mll tepi caudal symphisis
Hodge III : sejajar H I, mll spina ischiadica
Hodge IV : sejajar H I mll ujung os coccygeus
Vaginal Toucher
Pada VT utk menentukan bentuk & ukuran
panggul dinilai:
Promontorium (teraba/tidak)
Diukur conjugata diagonalis
Linea terminalis (teraba seluruhnya/sebagian)
Dinding samping (lurus/konvergen/divergen)
Spina ischiadica (menonjol/tidak)
Os sacrum (inclinatio ke depan/belakang &
konkavitas)
Sudut arcus pubis (luas/tidak)
Musculatur Pelvis
Pelvis Major:
m. psoas major; m. psoas
minor; m. iliacus
Pelvis Minor:
Dinding: m. piriformis; m.
obturatorius
Diafragma pelvicum (dasar
panggul)
Articulatio dan Ligamen Pelvis
4 articulatio pelvis:
Articulatio sacroiliaca (2)
Articulatio sacrococcygea
Symphisis pubis

Ligamentum:
Ligamentum sacroiliaca
Ligamentum sacrospinosum
Ligamentum sacrotuberosum
Ligamentum pubicum
Ligamentum sacrococcygeum
Ligamentum inguinale (ligamentum Poupart)
Membrana obturatoria
Ligaments Supporting Pelvic Organs

Peritoneal ligaments Pelvic visceral ligaments


Fundus Bladder
Bladder

Round lig. of uterus


Lig. Of ovary
Pubocervical lig.
Uterine tube
Transverse
Broad ligament
cervical lig.
Suspensory lig.
Cervix

Sacrocervical lig.
Rectum

Lig. Of the ovary


Ovarian art. Uterine tube
Mesosalpinx
Sacrocervical lig.
Bladder
Fundus Lig. Of the ovary
Round lig.
Round
ligament
Body of the
uterus
Mesometrium
Rectum
of the
Uterine art.
Ureter
Pelvic diaphragm
Pubocervical lig. Transverse cervical lig.
uterus Uterine art.

Cervix
Dasar Pelvis
Fungsi: menyokong viscera pelvis

Dibentuk oleh:
Pars muscular diafragma pelvis
Pars membranacea diafragma
urogenitalis
Diafragma pelvis ( membagi panggul menjadi rongga
panggul utama (berisi viscera pelvis dan perineum)
M. levator ani:
M. ischiococcygeus
M. iliococcygeus
M. pubococcygeus paling penting mengelilingi dan
memperkuat urethra, vagina dan rektum
M. coccygeus

Bila lemah prolaps uteri


Dasar Pelvis
Diafragma urogenitalis: bentuk segitiga
Dilalui oleh: urethrae dan vagina
Fascia diafragmatica urogenitalis sup.
Otot: m. sphincter urethrae
m. transversus perinei
Fascia diafragmatica urogenitalis inf.
PERINEUM
Dibagi 2 regio:
Regio analis (trigonum
analis): m. sphincter ani
externa
Regio urogenitalis
(trigonum urogenitalis);
M. bulbospongiosum
M. ischiocavernosum
M. transversus perinei
Episiotomi Mediolateral
Akan memotong:
Kulit
Dinding posterior
vagina
M. bulbospongiosus
M. transversus perinei
superficialis
Fascia inferior
membrana urogenitale
Selamat Belajar