You are on page 1of 21

NYERI PADA LANSIA

KELOMPOK 6

ALLPPT.com _ Free PowerPoint Templates, Diagrams and Charts


RUMUSAN MASALAH

Lansia • Definisi

• definisi
• klasifikasi
• etiologi
Nyeri • faktor risiko
• patofisiologi
• penilaian klinis
• penatalaksanaan
lansia
Menurut WHO dan Undang- Undang No 13 Tahun

1998 menjelaskan lansia adalah sesorang yang

mencapai usia 60 tahun ke atas.


- Usia pertengahan ( middle age), ialah kelompok us
ia 45 tahun sampai 59 tahun.

- Lanjut usia (ederly) , antara 60 tahun – 74 tahun.

- Lanjut usia ( old ), antara 75 tahun – 90 tahun.

- Usia sangat tua ( very old), diatas 90 tahun.


Aging proccess
Nyeri

pengalaman sensorik dan emosional yang


tidak menyenangkan akibat terjadinya kerusakan
aktual maupun potensial, atau menggambarkan
kondisi terjadinya kerusakan.
Klasifikasi nyeri
• Nyeri akut
Jenis nyeri menurut • Nyeri Kronis

durasi • Nyeri kronis maligna


• Nyeri kronis non maligna

• Nyeri nosiseptif
Berdasarkan
Nyeri neuropatik
sumbernya

• Periferal Pain
• Superfisial pain (nyeri permukaan/ kulit)
• Deep Pain ( nyeri somatik dalam)
• Nyeri Visera
Menurut Tempat • Reffered Pain (Nyeri Alihan)
• Central Pain
• Nyeri Neuropatik
• Phantom Limb Pain
• Psichogenic Pain
Etiologi Nyeri

1. Trauma

- Mekanik

- Thermis

- Khemis

- Lektri

2. Neoplasma

- Jinak

- Ganas

3. Peradangan

4. Gangguan sirkulasi darah dan kelainan pembuluh darah

5. Trauma psikologis
Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Nyeri

– Usia

– Jenis Kelamin

– Budaya

– Pengalaman Nyeri Masa Lalu

– Keluarga dan Support Sosial

– Pola koping
Patofisiologi Nyeri
Transduksi  transmisi  modulasi  persepsi.
Penilaian Klinis Nyeri
Karakteristik nyeri:

-Lokasi Nyeri

-Cara Awitan

-Pola Penentuan Waktu, Frekuensi, Durasi

-Faktor yang memperberat dan memperingan

-Kualitas

-Intensitas

-Gejala Terkait

-Efek Pada Gaya Hidup

-Metode Untuk Mengurangi Nyeri

-Tingkatan Skala Nyeri


Skala penilaian nyeri
Penatalaksanaan
Tindakan Non Medikasi

Mengurangi faktor yang dapat menambah nyeri :

- Ketidakpercayaan, Kesalahpahaman, Ketakutan, Kelelahan, K


ebosanan,

-Stimulasi dan masase kutaneus

-Terapi es (dingin) dan panas

-Stimulasi saraf elektris transkutan / Transcutan electric nerve stim


ulation (TENS)

-Distraksi

-Tehnik relaksasi

-Imajinasi terbimbing

-Hipnosis
Tindakan Medikasi
- Analgetik
Cont…

– Opioid (narkotika)

– Non Steroid Anti Inflamasi Drug


s (NSAID)

– Anti-konvulsan

– Antidepresan

– Obat-obat lain

– Plasebo

– Terapi musik
Beberapa keadaan yang menyebabkan penanganan nyeri tid
ak adekuat dan tidak efektif adalah:

-Kekurangan pengetahuan atau perhatian pada kontrol


nyeri

-Kekeliruan asessment nyeri dan penyembuhannya

-Kekeliruan dalam komunikasi

-Ketakutan akan adiksi

-Ketakutan efek samping obat

-Takut akan menjadi masking effect

-Aspek Hukum
Ketika memilih intervensi untuk membantu pasien mengatas
i nyeri, perhatikan hal-hal berikut ini :

-Pilih intervensi farmakologis yang tepat untuk tingkat nyeri pasie


n.

-Antisipasi efek merugikan akibat pengguanaan obat, khususnya p


ada lansia, dan atasi efek merugikan tersebut dengan cepat.

-Lakukan pengkajian status pasien secara berkala dan seksama un


tuk menentukan pendekatan yang optimal untuk mencapai kenya
manan.

-Nyatakan dan bahas pentingnya factor-faktor psikososial mengen


ai persepsi nyeri pasien dan maknanya.

-Ungkapkan rasa empati dan perhatian terhadap pasien yang men


galami nyeri
MATUR AGUNG
TAMPIASIH 