You are on page 1of 48

Dr.

JUMHARI
 Sistem kardiovaskuler merupakan organ
sirkulsi darah yang terdiri dari jantung,
komponen darah dan pembuluh darah yang
berfungsi memberikan dan mengalirkan suplai
oksigen dan nutrisi keseluruh jaringan tubuh
yang di perlukan dalam proses metabolisme
tubuh
Jantung

 Adalah organ meskuler


berongga yang
bentuknya menyerupai
paramid atau jantung
pisang dan merupakan
pusat sirkulasi darah ke
seluruh tubuh. Jantung
terletak dalam rongga
toraks pada bagian
mediastinum.
 Dinding jantung berhubungan dengan sternum
(rongga dada) dan kartilago kostalis setinggi
kosta ke-3 sampai ke-4.
 Dinding samping berhubungan dengan paru-
paru dan fasies mediastinalis.
 Dinding atas setinggi torakal ke-6 sampai
servikal ke-2 dan berhubungan dengan aorta,
pulmonalis, bronkus dekstra, serta bronkus
sinistra.
 Dinding belakang berhubungan dengan alat-alat
mediastinum posterior, esofagus, aorta
desenden,dan kolumna vertebralis.
 Bagian bawah berhubungan dengan diafragma.
 Ototjantung
Otot jantung bersifat lurik sehingga dapat
berkontraksi secara ritmis dan otomatis. Otot
jantung hanya terdapat pada miokard (lapisan
otot jantung) dan dinding pembuluh darah.
Gambaran umumnya berupa serat-serat yang
jalannya paralel dengan gutaran melintang,
terdapat jaringan ikat halus pada endomisium,
mengandung pembuluh darah kecil dan
pembuluh getah bening.
Lapisan jantung
 Perikardium
• Perikardium viseral (fibrosum
• Perikardium parietal (serosum)
 Miokardium
• Susunan otot atria
• Susunan otot ventrikel
• Susunan otot atrioventrikular
 Endokardium
Bagian-bagian jantung
 Basis kordis
 Apeks kordis
Ruang-ruang jantung
 Atrium dekstra
Muara yang terletak pada atrium kanan adalah
• Vena kava superior: bermuara ke bagian atas atrium kanan.
• Vena kava inferior
• Sinus koronarius
• Sinus atrioventrikular dekstra
 Ventrikel dekstra
Lapisan dinding ventrikel dekstra jauh lebih tebal dari
pada atrium sinistra
• Valvula trikuspidalis
• Valvula pulmonalis
 Atrium sinistra
 Ventrikel sinistra
• Valvula mitralis
• Vulvalis semilunaris aorta
Katup Jantung
 Katup Trikuspid
Berada diantara atrium kanan dan ventrikel kanan. Bila
katup ini terbuka, maka darah akan mengalir dari atrium
kanan menuju ventrikel kanan.
 Katup pulmonal
Setelah katup trikuspid tertutup, darah akan mengalir dari
dalam ventrikel kanan melalui trunkus pulmonalis.
 Katup bikuspid
Katup bikuspid atau katup mitral mengatur aliran darah dari
atrium kiri menuju ventrikel kiri. Seperti katup trikuspid,
katup bikuspid menutup pada saat kontraksi ventrikel. Katup
bikuspid terdiri dari dua daun katup.
 Katup Aorta
Katup aorta terdiri dari 3 daun katup yang terdapat pada
pangkal aorta. Katup ini akan membuka pada saat ventrikel
kiri berkontraksi sehingga darah akan mengalir keseluruh
tubuh. Sebaliknya katup akan menutup pada saat ventrikel
kiri relaksasi, sehingga mencegah darah masuk kembali
kedalam ventrikel kiri (Syaifuddin, 2011)
Peredaran darah jantung

 Arteri koronaria dekstra

 Arteri koronaria sinistra

 Aliran vena jantung


Persarafan jantung

Jantung dipersarafi oleh :


 serabut saraf simpatis
 Parasimpatis
 sistem saraf autonom
Fisiologi Jantung

Fungsi umum otot jantung yaitu:


 Sifat ritmisitas/otomatis: secara potensial
berkontraksi tanpa adanya rangsangan dari
luar.
 Mengikuti hukum gagal atau tuntas: impuls
dilepas mencapai ambang rangsang otot
jantung maka seluruh jantung akan
berkontraksi maksimal.
 Elektrofisiologi Sel Otot jantung
 Aktifitas listrik jantung merupakan akibat
perubahan permeabilitas membrane sel.
Seluruh proses aktifitas listrik jantung
dinamakan potensial aksi yang disebabkan oleh
rangsangan listrik, kimia, mekanika, dan
termis.
Sistem Konduksi Jantung
Sistem konduksi jantung meliputi:
 SA node: Tumpukan jaringan neuromuscular yang
kecil berada di dalam dinding atrium kanan di
ujung Krista terminalis.
 AV node: Susunannya sama dengan SA node
berada di dalam septum atrium dekat muara sinus
koronari.
 Bundle atrioventrikuler: dari bundle AV berjalan
ke arah depan pada tepi posterior dan tepi bawah
pars membranasea septum interventrikulare.
 Serabut penghubung terminal(purkinje): Anyaman
yang berada pada endokardium menyebar pada
kedua ventrikel.
Bunyi Jantung
 Tahapan bunyi jantung:
 Bunyi pertama: lup
 Bunyi kedua : Dup
 Bunyi ketiga: lemah dan rendah 1/3 jalan
diastolic individu muda
 Bunyi keempat: kadang-kadang dapat didengar
segera sebelum bunyi pertama
Anatomi Pembuluh darah

 Pembuluh darah adalah


prasarana jalan bagi aliran darah
ke seluruh tubuh. Saluran darah
ini merupakan sistem tertutup
dan jantung sebagai
pemompanya.
 Fungsi pembuluh darah adalah
mengangkut (transportasi) darah
dari jantung ke seluruh bagian
tubuh dan mengangkut kembali
darah yang sudah dipakai
kembali ke jantung. Fungsi ini
disebut sirkulasi darah. Darah
mengangkut gas-gas, zat
makanan, sisa metabolisme,
hormon, antibodi, dan
keseimbangan elekrolit.
Sirkulasi darah
 Aliran darah tubuh
• Aliran darah koroner
Ada tiga pembuluh darah utama yang mendistrubusikan darah di
dalam otot jantung, yaitu:
 Arteri koronaria dekstra: mengurus distribusi nutrisi dan
darah otot jantung kanan depan dan belakang, serta otot jantung
kiri bagian belakang bawah yang berhadapan dengan diafragma.
 Arteri intraventrikuler anterior: memberikan darah untuk
jantung kiri depan dan septum jantung.
 Arteri sirkumfleksa sinistra: mengurus distribusi darah untuk
otot jantung kiri bagian lateral dan otot jantung kiri bagian
posterior. Bila terjadi sumbatan aliran darah koroner pada satu
cabang akan menyebabkan iskemia di daerah tertentu yang
dapat berkembang menjadi infark miokrad.
 Aliran darah portal

Adalah aliran darah balik atau darah vena yang berasal


dari usus halus, usus besar, lambung, limpa, dan hati.
Aliran darah sistem portal ini mempunyai pintu keluar
yaitu vena porta, menuju hati melalui arteri hepatika dan
keluar melalui vena hepatika, lalu masuk ke jantung
melalui vena kava inferior.
 Aliran darah pulmonal
Aliran darah berawal dari ventrikel kanan menuju
arteri pulmonalis kemudian bercabang ke paru-
paru kiri, paru-paru kanan, dan ke alveoli (kapiler
alveoli) yaitu tempat terjadinya difusi oksigen dan
karbon dioksida. Karbon dioksida lebih banyak
berdifusi dengan kapiler menuju rongga alveoli,
sedangkan oksigen lebih banyak berdifusi dengan
rongga alveoli menuju kapiler darah. Darah yang
banyak mengandung oksigen mengalir menuju
vena pulmonalis kiri dan kanan masuk ke atrium
kiri terus ke ventrikel kiri dan siap dipompakan ke
aliran darah sistemik.
 Aliran darah sistemik

Aliran darah sistemik berawal dari ventrikel


kiri lalu masuk ke seluruh tubuh melalui aorta
dan bercabang menjadi arterior kemudian
menjadi kapiler dan masuk ke dalam
jaringan/sel kemudian keluar menjadi kapiler
vena (venolus) menjadi vena, vena kava
superior bagian atas, dan vena kava inferior
bagian bawah. Selanjutnya masuk ke jantung
melalui vena kava.
Sirkulasi Arteri
 Arteri merupakan pembuluh darah yang keluar
dari jantung yang membawa darah ke seluruh
tubuh.
 Pembuluh darah arteri yang paling besar keluar
dari ventrikel sinistra disebut aorta. Arteri
mempunyai dinding yang tebal dan kuat tetapi
mempunyai sifat elastis.
Sirkulasi darah aorta
Aorta merupakan pembuluh darah arteri yang
paling besar, keluar dari jantung bagian ventrikel
sinistra melalui aorta asendens, membelok ke
belakang melalui radiks pulmonalis sinistra turun
sepanjang kolumna vetebralis dan menembus
diafragma turun ke abdomen.
• Aorta asendens
• Arkus aorta
• Aorta desendens
 Aorta torakalis
 Aorta abdominalis
Arteri sirkulasi kepala dan leher
 Ateri karotis eksterna
 Arteri karotis interna
 Arteri vertebralis
 Arteri basilaris
Sirkulasi arteri wajah
 Arteri fasialis
 Arteri temporalis superfisialis
 Arteri transversa fasialis
 Arteri supraorbitalis

Rongga toraks
 Arteri interkostalis
 Arteri perikardialis
 Arteri bronkialis
 Arteri esofagialis
 Arteri mediastinalis
Dinding toraks
 Arteri prenikus superior
 Arteri subkostalis

Arteri untuk anggota gerak atas


 Arteri subklavia
 Arteri aksilaris
 Arteri brakialis
 Arteri ulnaris
 Arteri radialis
 Arteri arkus palmaris
 Arteri arkus palmaris profundus
 Arteri digitis
 Arteri abdominalis
Arteri rongga perut
 Arteri seliaka
 Arteri splenika (lienalis)
 Arteri mesenterika superior
 Arteri renalis
 Spermatika ovarika
 Arteri mesenterika inferior
 Arteri marginalis
Arteri dinding abdomen depan dan belakang
 Arteri subkostalis
 Arteri epigastrika superior
 Arteri lumbalis
 Arteri rongga panggul
 Arteri illiaka interna
 Arteri iliaka eksterna
Sirkulasi darah vena
Pembuluh darah vena merupakan kebalikan dari
pembuluh arteri yaitu berfungsi untuk membawa darah
dari alat tubuh kembali masuk ke dalam jantung.
Bentuk dan susunannya hampir sama dengan arteri.
 Vena yang masuk ke jantung
 Vena kava superior
 Vena kava inferior
 Vena pulmonalis
 Vena yang bermuara ke vena kava superior
• Vena aurikularis posterior
• Vena retro mandibularis
• Vena subklavia
• Vena jugularis eksterna posterior
• Vena suprakapularis
• Vena jugularis anterior
Vena kepala dan leher
 Vena kulit kepala
• Vena troklearis dan vena supraorbitalis
• Vena tempolaris superfisialis
• Vena aurikularis posterior
• Vena oksipitalis

 Vena wajah
• Vena fasialis
• Vena profunda fasialis
• Vena transversa fasialis
 Vena pterigoideus
 Vena tonsil palatinum
Vena pada punggung
 Pleksus venosus vertebralis eksternus
 Pleksus venosus vertebralis internus
 Vena yang bermuara ke vena kava inferior
• Vena torasika interna
 Vena dinding anterior dan lateral abdomen

 Vena lambung
 Vena yang mengalirkan darah ke sirkulasi portal
vena gastrika sinistra dan vena gastrika dekstra
langsung ke vena porta, vena gastroepiploika
sinistra bermuara ke vena lienalis dan bermuara ke
vena mesenterika superior.
Vena dinding posterior abdomen
 Vena mesenterika inferior
 Vena lienalis
 Vena mesenterika superior
 Vena porta
 Vena dinding pelvis
• Vena iliaka eksterna
• Vena iliaka interna
• Vena sakralis media
 Vena anggota gerak atas
• Jalinan vena superfisialis
• Vena sefalika
• Vena basilika
 Vena anggota gerak bawah
• Vena superfisialis
• Vena sevena magna
• Vena aksesoria
• Vena savena parpa
• Vena poplitea
• Vena femoralis
• Vena obturatoria
Sirkulasi kapiler
Kapiler adalah pembuluh darah yang sangat
kecil disebut juga pembuluh rambut
• Kapiler arteri
• Kapiler vena
Merupakan suatu jalan
tambahan tempat cairan dapat
mengalir dari ruangan
interstisial ke dalam darah.
Sistem limfe berhubungan erat
dengan sirkulasi darah karena
mengandung cairan yang
berasal dari darah dan
mempunyai jaringan pembuluh
limfe.
 Fungsi sistem limfatik adalah mengembalikan
cairan interstisial ke sistem kardiovaskuler
sekitar 8 L/hari.
Fisiologi Vaskuler
Sistem vaskuler memiliki peranan penting pada fisiologi
kardiovaskuler karena berhubungan dengan mekanisme
pemeliharaan lingkungan internal. Bagian- bagian yang
berperan dalam sirkulasi:
 Arteri mentranspor darah di bawah tekanan tinggi ke
jaringan.
 Arteriola, cabang kecil dari sistem arteri yang berfungsi
sebagai kendali ketika darah yang dikeluarkan ke dalam
kapiler.
 Kapiler , tempat pertukaran cairan, zat makanan dan
elektrolit, hormone dan bahan lainnya antara darah dan
cairan interstitial.
 Venula yaitu mengumpulkan darah dari kapiler secara
bertahap
 Vena yaitu saluran penampung pengangkut darah dari
jaringan kembali ke jantung.
 Aliran Darah
Kecepatan aliran darah ditentukan oleh perbedaan
tekanan antara kedua ujung pembuluh darah.
Pembuluh darah dan aliran arteri adalah:
 Aliran darah dalam pembuluh darah
 Tekanan darah arteri : Sistolik, diastolic, nadi, dan
darah rata-rata.
 Gelombang nadi.
 Analisis gelombang nadi: dapat di nilai dari:
frekuensi gelombang nadi, irama denyut nadi,
amplitude dan ketajaman gelombang.
 Factor yang mempengaruhi tekanan darah arteri.
 FungsiUtama Darah
Adalah mengangkut Oksigen dan sumber
energi ke jaringan, serta membuang
karbondioksida dan produk sisa. Darah
mengandung elemen penting dalam sistem
imun dan pertahana, penting untuk pengatur
suhu, dan mentransport hormon serta molekul
pemberi sinyal antar jaringan.
 Plasma
Volume plasma terdiri dari ion-ion dalam
larutan dan berbagai macam protein
plasma.setelah membeku akan meninggalkan
suatu cairan kekuningan yang disebut Serum.
 Pada orang dewasa semua sel-sel darah
diprduksi didalam sumsum tulang merah,
walaupun pada fetus dan setelah kerusakan
susum tulang pada orang dewasa, sel darah
juga diproduksi dalam hati dan limpa.
 Eritrosit
Eritrosit atau sel darah merah merupakan sel
terbanyak dalam darah, dengan jumlah 5,5 x
1012 /L. Hemoglobin yang terkandung
didalamnya berperan dalam pengangkutan
oksigen dan memiliki peran penting dalam
penyangga asam basa.
Darah mengandung hemoglobin sebesar 160
g/L pada pria dan 140 g/L pada wanita.
 Leukosit
fungsi leukosit adalah melindungi tubuh
melawan infeksi benda asing.
terdapat tiga jenis leukosit dalam darah :
1. Granulosit
2. Limfosit
3. Monosit
 Trombosit
trombosit memiliki peran kritikal dalam
hemostatis. Trombosit merupakan struktur
menyerupai vesikel kecil yang terbentuk dari
megakariosit dalam sumsum tulang.