You are on page 1of 13

Graviditas merupakan kehamilan

Paritas ialah jumlah kehamilan yang


menghasilkan janin hidup, bukan jumlah
janin yang dilahirkan. Janin yang lahir hidup
atau mati setelah viabilitas dicapai tidak
mempengaruhi paritas.
Semua tes yang ada saat ini mendeteksi
keberadaan human chorionic gonadotropin
(HCG). HCG dapat diukur dengan
radioimunoesai dan dideteksi dalam darah enam
hari setelah konsepsi atau sekitar 20 hari sejak
periode menstruasi terakhir. Keberadaan
hormone ini dalam urine pada awal kehamilan
merupakan dasr berbagai tes kehamilan di
laboratorium dan kadang-kadang dapat
dideteksi di dalam urine 14 hari setelah konsepsi.
Adaptasi maternal merupakan akibat kerja
hormone kehamilan dan tekanan mekanis
akibat membesarnya uterus dan jaringan lain.
Adaptasi ini melindungi fungsi fisiologis
normal seorang wanita, memenuhi tuntutan
metabolic kehamilan tubuh wanita, dan
menyediakan kebutuhan untuk
perkembangan dan pertumbuhan janin.
Ada 3 kategori tanda kehamilan. Presumsi
yaitu perubahan yang dirasakan wanita
(misalnya amenore, keletihan, perubahan
payudara), kemungkinan yaitu perubahan
yang diobservasi oleh pemeriksa( misalnya
tanda, hegar, tes kehamilan), pasti (misalnya
ultra sonografi, bunyi denyut jantung janin).
 Aksis hipotalamus-hipofisis-ovarium
Selama hamil kadar estrogen dan progesteron
yang meningkat menekan sekresifollice
stimulating hormone (FSH) dan luteinizing
hormone (LH). Setelah implatansi, ovum yang
dibuahi dan vili korionik memproduksi HCG yang
mempertahankan korpus luteum untuk
memproduksi estrogen dan progesterone selam
8 sampai 10 minggu pertama kehamilan sampai
plasenta mengambil alih fungsi tersebut.
 Uterus
Pertumbuhan uterus yang fenomenal pada
trimester pertama berlanjut sebagai respons
terhadap stimulus kadar hormone estrogen dan
progesterone yang tinggi. Pembesaran terjadi
akibat peningkatan vaskularisasi dan dilatasi
pembuluh darah, hyperplasia (produksi serabut
oto dan jaringan fibroelastis baru) dan hipertrofi
(pembesaran serabut otot dan jaringan
fibroelastis yang sudah ada), dan perkembangan
desidua.selain bertambah besar, uterus juga
mengalami perubahan berat, bentuk, dan posisi.
 Vagina dan vulva
Selama hamil, PH sekresi vagina menjadi lebih asam.
Keasaman berubah dari 4 menjadi 6,5. Peningkatan pH ini
membuat wanita hamil lebih rentan terhadap infeksi
vagina, peningkatan vaskularisasi vagina dan visera
panggul lain menyebabkan peningkatan sensitivitas yang
menyolok. Peningkatan ini dapat meningkatkan keinginan
dan bangkitan seksual, khusunya selama trimester kedua
kehamilan. Peningkatan kongesti ditambah relaksasi
dinding pembuluh darah dan uterus yang berat dapat
menyebabkan timbulnya edema dan varises vulva.
Struktur eksterna vulva membesar selama masa hamil
akibat peningkatan vaskulatur, hipertrofi badan perineum
dan deposisi lemak.
 Payudara
Selama trimester kedua dan ketiga,
pertumbuhan kelenjar mame membuat
ukuran payudara meningkat secara progresif.
Kadar hormone luteal dan plasenta pada
masa hamil meningkatkan proliferasi duktus
laktiferus dan jaringan lobules alveolar
sehingga pada palpasi payudara teraba
penyebaran nodul kasar.
 SISTEM KARDIOVASKULER
Adaptasi kardiovaskuler melindungi fungsi fisiologis
normal wanita, memenuhi kebutuhan metabolic
tubuh saat hamil, dan menyediakan kebutuhan untuk
perkembangan dan pertumbuhan janin.

 SISTEM PERNAPASAN
Adaptasi ventilasi dan structural selama masa hamil
bertujuan menyediakan kebutuhan ibu dan janin.
Kebutuhan oksigen ibu meningkat sebagai respons
terhadap percepatan laju metabolic dan peningkatan
kebuthan oksigen jaringan uterus dan payudara.
 SISTEM GINJAL
Perubahan struktur ginjal merupakan akibat aktifitas hormonal,
tekanan yang timbul akibat pembesaran uterus dan peningkatan
volume darah. Pada kehamilan normal, fungsi ginjal cukup banyak
berubah akibat adanya hormone kehamilan, postur wanita,
aktivitas fisik, dan asupan makanan.
 SISTEM INTEGUMEN
Perubahan keseimbangan hormone dan peregangan mekanis
menyebabkan timbulnya beberapa perubahan dalam system
integument selama masa hamil. Perubahan yang umum timbul
terdiri dari peningkatan ketebalan kulit dan lemak subdermal,
hiperpigmentasi, pertumbuhan rambut dan kuku, percepatan
aktivitas keringat dan kelenjar sebasea,peningkatan sirkulasi dan
aktivitas vasomotor.
 SISTEM MUSKOLOSKELETAL
Perubahan tubuh secara bertahap dan peningkatan berat wanita hamil
menyebabkan postur dan cara berjalan wanita berubah secara
menyolok. Relaksasi ringan dan peningkatan mobilitas sendi panggul
normal selama masa hamil, hal ini merupakan akibat elastisitas dan
perlunakan berlebihan jaringan kolagen dan jaringan ikat dan merupakan
akibat peningkatan hormone seks steroidyang bersirkulasi.
 SISTEM NEUROLOGI
1. Kompresi saraf panggul atau stasis vascular akibat pembesaran uterus
dapat menyebabkan perubahan sensori di tungkai bawah
2. Lordosis dorsolumbar dapat menyebabkan nyeri akibat tarikan pada
saraf atau komprei akar saraf
3. Nyeri kepala ringan, rasa ingin ingin pingsan
4. Nyeri kepala akibat ketegangan umum timbul saat ibu merasa cemas
dan tidak pasti tentang kehamilannya, nyeri ini berhubungan dengan
gangguan penglihatan
 SISTEM PENCERNAAN
Fungsi saluran cerna selama hamil menunjukkan gambaran yang
sangat menarik. Nafsu makan meningkat, sekresi usus berkurang,
fungsi hati berubah dan absorpsi nutrient meningkat, usus besar
bergeser kea rah lateral atas dan posterior, aktivita peristaltic
menurun akibatnya bising usus menghilang dan konstipasi, mual,
serta muntah umum terjadi, lairan darah ke panggul dan tekanan
vena meningkat menyebabkan hemoroid terbentuk pada akhir
kehamilan.
 SISTEM ENDOKRIN
Perubahan besar pada system endokrin yang esensial terjadi
untuk mempertahankan kehamilan, pertumbuhan normal janin,
dan pemulihan pascapartum (nifas).