You are on page 1of 53

RISET PENYAKIT TIDAK MENULAR

TUMOR PAYUDARA DAN LESI PRAKANKER SERVIKS


2016

KONSEP DASAR RISET PTM 2016

KEMENTERIAN KESEHATAN RI
BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN

www.litbang.depkes.go.id ejournal.litbang.depkes.go.id
DASAR HUKUM (1)
DASAR HUKUM (2)
LATAR BELAKANG

 Penyakit kanker diperkirakan meyebabkan


kematian 8,2 juta penduduk di seluruh dunia.
 30 - 40% kejadian penyakit ini sebenarnya dapat
dicegah.
 Pada wanita di Indonesia, angka kematian
tertinggi akibat kanker : kanker payudara (21,4%),
diikuti kanker serviks (10,3%) dan kanker trachea,
bronchus dan paru (9,1%).
TUJUAN PENELITIAN

 Tujuan umum
Mendapatkan angka prevalensi wanita
(usia 25 - 64 tahun) dengan tumor payudara
dan lesi prakanker serviks di daerah
perkotaan Indonesia.
TUJUAN KHUSUS (1)
1. Mendapatkan prevalensi tumor payudara
(SADANIS/CBE positif).
2. Mendapatkan prevalensi lesi prakanker serviks
(IVA positif).
3. Mendapatkan karakteristik demografi subyek
penelitian dengan tumor payudara dan lesi
prakanker serviks .
4. Mendapatkan proporsi faktor risiko bersama dan
faktor risiko spesifik pada subyek penelitian
dengan tumor payudara dan lesi prakanker
serviks.
TUJUAN KHUSUS (2)

5. Mendapatkan proporsi kasus baru kanker


payudara dan serviks.
6. Mendapatkan proporsi kasus lama kanker
payudara dan serviks.
7. Mendapatkan proporsi subjek dengan
riwayat keluarga kanker payudara dan
ovarium dengan penanda BRCA positif.
8. Mendapatkan gambaran tipe HPV pada
serviks
KERANGKA KONSEP
FAKTOR RISIKO KESEHATAN
YANG DAPAT DIMODIFIKASI
PEMAKAIAN TEMBAKAU, ALKOHOL
PENYAKIT INFEKSI: HPV, IMS, DIET
KURANG AKTIVITAS FISIK, OBESITAS
PERSONAL HYGIENE, RIWAYAT KANKER
SEBELUMNYA
FAKTOR RISIKO YANG TIDAK
DAPAT DIMODIFIKASI
UMUR, ETNIK (SUKU), GENETIK : BRCA
LESI PRA-KANKER KANKER SERVIKS
SERVIKS
FAKTOR SOSIAL EKONOMI
STATUS EKONOMI
KELUARGA,PENDIDIKAN
TUMOR PAYUDARA KANKER PAYUDARA
PEKERJAAN, RIWAYAT PERKAWINAN

RIWAYAT REPRODUKSI
RIWAYAT HAID
UMUR PERTAMA KALI MELAHIRKAN
RIWAYAT PERSALINAN GPA
RIWAYAT MENYUSUI KONTRASEPSI
RIWAYAT SEKSUAL PEMAKAIAN
OBAT HORMONAL
METODOLOGI
 Jenis Penelitian : penelitian ini dirancang sebagai
survei komunitas yang dilakukan secara cross
sectional
 Waktu : Tahun 2016
 Tempat : di seluruh wilayah perkotaan (urban) di
Indonesia
 Populasi : seluruh wanita umur 25- 64 tahun.
Sampel : wanita umur 25-64 tahun yang tinggal di
perkotaan (Urban) pada blok sensus terpilih di
rumah tangga terpilih.
ESTIMASI BESAR SAMPEL
Menggunakan prevalensi terkecil antara lesi
prakanker serviks, benjolan payudara (CBE) yaitu
lesi prakanker serviks sebesar 2,8% (berdasarkan
pendapat pakar).

Margin of error 8%, design effect 2,  5% & proporsi


wanita umur 25-64 th yang sudah menikah (82%),
response rate 80%  besar sampel 64.000  +10%

70,000 Subjek
SAMPEL DAN LOKASI

• Di 34 provinsi, 76 kabupaten/kota dan 76


kecamatan, 1400 blok sensus.

• Mewakili data nasional dan perkotaan


(urban).

11
ALOKASI SAMPEL PER PROVINSI
(NASIONAL = 70.0000)
Respo Blok
Respon Blok Kode Nama Provinsi Kec
Kode Nama Provinsi Kec nden Sensus
den Sensus
51 Bali 1750 35 2
11 Aceh 1600 32 2 52 NTB 1750 35 2
12 Sumatera Utara 2600 52 3 53 NTT 1400 28 2
13 Sumatera Barat 1650 33 2 61 Kalimantan Barat 1600 32 2
14 Riau 1750 35 2 62 Kalimantan Tengah 1400 28 2
15 Jambi 1500 30 2 63 Kalimantan Selatan 1600 32 2
16 Sumatera Selatan 1850 37 2 64 Kalimantan Timur 1700 34 2
17 Bengkulu 1400 28 2 65 Kalimantan Utara 1300 26 2
18 Lampung 1750 35 2 71 Sulawesi Utara 1500 30 2
Kep. Bangka 72 Sulawesi Tengah 1400 28 2
19 Belitung 1400 28 2 73 Sulawesi Selatan 1850 37 3
21 Kepulauan Riau 1550 31 2 74 Sulawesi Tenggara 1400 28 2
31 DKI Jakarta 3500 70 3 75 Gorontalo 1300 26 2
32 Jawa Barat 8050 161 4 76 Sulawesi Barat 1200 24 2
33 Jawa Tengah 4700 94 3 81 Maluku 1400 28 2
34 DI Yogyakarta 1750 35 2 82 Maluku Utara 1200 24 2
35 Jawa Timur 5600 112 4 91 Papua Barat 1200 24 2
36 Banten 3000 60 2 94 Papua 1400 28 2
KERANGKA SAMPEL
Tahapan Pemilihan Sampel
Metode
Kriteria Inklusi subyek penelitian kanker serviks =
mengikuti pemeriksaan IVA
 Sudah menikah atau berhubungan seksual
 Bersedia mengikuti penelitian dan
menandatangani informed consent .

Kriteria Eksklusi subyek penelitian kanker serviks


 Menderita penyakit fisik berat
 Gangguan komunikasi yang sangat berat
 Sedang Hamil
Metode
Kriteria Inklusi subyek penelitian kanker payudara =
Mengikuti pemeriksaan SADANIS/CBE.
 Bersedia mengikuti penelitian dan menandatangani
informed consent

Kriteria Eksklusi subyek penelitian kanker payudara


 Menderita penyakit fisik berat
 Gangguan komunikasi yang sangat berat
 Sedang hamil dan sedang menyusui < 6 bulan
Metode
Instrumen penelitian terdiri dari:
 Wawancara menggunakan kuesioner terstruktur.
 Pemeriksaan antropometri TB,BB, LP dan Tekanan darah.
 Pemeriksaan SADANIS/CBE.
 Untuk subjek dengan hasil pemeriksaan SADANIS/CBE
positif  Pemeriksaan mammografi /USG.
 Pengumpulan spesimen sekret serviks untuk HPV.
 Pemeriksaan IVA
 Pada IVA (+) diserahkan dr Pusk utk tindak lanjut
menggunakan kepesertaan BPJS .
 Pengambilan darah vena 10cc untuk BRCA pada populasi
dengan risiko kanker payudara dan ovarium.
 Pada kasus indikasi kanker  Konfirmasi ke RS untuk
pemeriksaan lanjut dan PA
Diawali dengan sosialisasi
ALUR PENELITIAN
RUMAH SUBJEK
1. SELEKSI SUBJEK ELIGIBLE
2. WAWANCARA KESMAS
3. PENGUKURAN TB/BB, LINGKAR PERUT,
TEKANAN DARAH
4. SURAT UNDANGAN KE PUSKESMAS
PETUGAS : ENUMERATOR KESMAS
PUSKESMAS IVA/CBE
1. PENGAMBILAN DARAH VENA 10 ML
2. PEMERIKSAAN SADANIS/CBE
3. PENGAMBILAN SEKRET SERVIKS
4. PEMERIKSAAN IVA
5. IVA (+)  PUSKESMAS UTK TINDAK LANJUT
KRIOTERAPI MELALUI MEKANISME JKN/BPJS KES.
6. SADANIS(+) DAN SUSPEK KANKER SERVIKS 
KONFIRMASI RSU TERDEKAT, DIBERI SURAT
PENGANTAR
PETUGAS : BIDAN/DR IVA/CBE, ENUM PENGHUBUNG
19
RSUD/RS
1. CBE (+)  MAMOGRAFI : > 35 thn. USG
MAMMAE  <=35 thn PATOLOGI ANATOMI
2. SUSPEK KANKER SERVIKS  PATOLOGI
ANATOMI
PETUGAS : DOKTER YANG SESUAI KOMPETENSI

HASIL

HASIL FOTO, USG, FOTOCOPI HASIL DAN SURAT


PEMERIKSAAN PA DLL JAWABAN SESUAI FORM
ASLI : UNTUK PASIEN RISET PTM YANG DISEDIAKAN
Dikumpulkan enum penghubung,
Diserahkan ke PJOJKT
Via PT POS INDONESIA/EKSPEDISI
BADAN LITBANGKES
Jln Percetakan Negara 29
Jakarta Pusat 20
Jenis Pengukuran dan Alat
• Berat badan  AND UC-322, maks. 150 kg,
ketelitian 50 g
• Lingkar perut  pita ukur
• Tinggi badan  Alat ukur Multifungsi
Pemeriksaan

Pengambilan darah vena

Alat : disposal spuit 10 cc


Petugas : laboran Puskemas
Tempat : Puskesmas/Pustu.

22
Pemeriksaan IVA - sekret serviks

lorin 0,5%

23
Hasil (interpretasi IVA)

24
Pemeriksaan SADANIS/CBE

25
Pemeriksaan SADANIS/CBE

26
Pemeriksaan SADANIS/CBE

27
Alur Penelitian
Perempuan usia 25-64 tahun pada Ruta terpilih : 2 Blok Sensus ,
subjek = ± 50 orang setiap Blok Sensus

Memenuhi kriteria *
Wawancara dan pengukuran BB, TB.
LP, tekanan darah di rumah

Riwayat kanker
Memenuhi kriteria IVA payudara/ovarium Memenuhi kriteria CBE
pada keluarga

Pengambilan secret serviks


Pemeriksaan CBE

Pemeriksaan IVA
CBE positif CBE negatif

Kanker** IVA positif IVA negatif


USG/Mammografi
. Patologi
Kolposkopi , Krioterapi Anatomi/
Patologi Anatomi
Pengambilan
spesimen darah

LABNAS 28
BALITBANGKES
Pengumpulan data

70.000 Ruta

628 TIM Enumerator

1 tim = 2 BS = 100 subjek

20 - 21 Hari

29
Proses Puldat di BS Riset PTM–
50 RT, 1 Puskesmas, lama 10 hari

s
o
si H 4: H 5: H 6: H 7: H 8: H 9: H 10:
aH 1: H 2: H 3:
RT 46-
RT 16- RT 21- RT 26- RT 31- RT 36- RT 41-
liRT 1-5 RT 6-10 RT 11-15
20 25 30 35 40 45 50
s
a
si
Tim Enumerator (4 orang) Yang dikerjakan:
Enum Penghubung (1 orang) Wawancara RT dan Puskesmas
Pengukuran dan Pemeriksaan
PJT Kabupaten ( 1 orang) - mobile Data Entryhasilnya diserahkan
PJT Kab
Proses Puldat BS Riset PTM
50 Indv – lama 10 hari

s
o Pengambilan Pengambilan
si RT darah, RT darah, SWEEPING
a pemeriksaan ke 26-50 pemeriksaan
ke 1-25 CBE/IVA H 9-10
li CBE/IVA
s H 1-3 H 5-7
H4 H8
a
si

Tim enumerator ( 4 orang) Yang dikerjakan :


Enum Penghubung (1 orang) Wawancara
Petugas Puskesmas (2 bidan) – Pengukuran dan pemeriksaan
pada saat pengambilan spesimen Pemeriksaan CBE/IVA
Data Entry  email ke tim Manajemen
data Pusat oleh PJT Kab/kota
31
PEMERIKSAAN SPESIMEN

Ada 2 spesimen :
1. Darah vena
2. Sekret serviks.

Spesimen dikirim ke Jakarta dalam cool box.

Pemeriksaan yang dilakukan di Labnas:


1. BRCA1/BRCA2
2. HPV

32
METODE
Pertimbangan Etik dan Izin Penelitian:
Diminta ke Komisi Etik Balitbangkes

Pengolahan dan analisis data :


• Data hasil wawancara, pemeriksaan dan
pengukuran tiap tim, diedit oleh ketua tim
masing-masing. Selanjutnya dilakukan coding
dan entri data di lapangan  kirim ke
Balitbangkes .
• Hardcopi kuesioner  kirim Balitbangkes dan
disimpan 5 tahun
Mekanisme Rekruitmen Enumerator

• Dinkes Prov : Sbg koordinator rekruitmen enumerator


• Poltekkes: Penyediaan calon enumerator
• Dinkes Prov dan Poltekkes bekerjasama dalam membuat
daftar calon enumerator. Daftar calon enumerator >
jumlah enumerator yang dibutuhkan
Provinsi • Dinkes Prov mengirimkan daftar nama calon enumerator
ke Korwil

• Melakukan seleksi berkas di masing2 Korwil


• Melakukan wawancara dan penetapan enumerator di
Provinsi
• Melaksanakan proses kontrak kerja dengan enumerator
Korwil di Provinsi
JADWAL REKRUITMEN
ENUMERATOR
JADWAL KEGIATAN
No Aktifitas Jan 2016 Feb 2016 Maret 2016 April 2016 Mei 2016
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1 Rekruitmen PJT
2 TOT
3 Pengadaan alat dan
bahan
Tahapan lelang
(New)
a. Proses lelang (18-
30 hr)
b. Kontrak
c. Pelaksanaan &
pengiriman
4 Rakornis (Provinsi)
5 Rekrutmen
Enumerator
6 Training
Enumerator
7 Pengumpulan data
OUTPUT RAKORNIS PUSAT
Pemeriksaan SADANIS/CBE

39
Pemeriksaan SADANIS/CBE

40
Pemeriksaan SADANIS/CBE

41
Alur Penelitian
Perempuan usia 25-64 tahun pada Ruta terpilih : 2 Blok Sensus ,
subjek = ± 50 orang setiap Blok Sensus

Memenuhi kriteria *
Wawancara dan pengukuran BB, TB.
LP, tekanan darah di rumah

Riwayat kanker
Memenuhi kriteria IVA payudara/ovarium Memenuhi kriteria CBE
pada keluarga

Pengambilan secret serviks


Pemeriksaan CBE

Pemeriksaan IVA
CBE positif CBE negatif

Kanker** IVA positif IVA negatif


USG/Mammografi
. Patologi
Kolposkopi , Krioterapi Anatomi/
Patologi Anatomi
Pengambilan
spesimen darah

LABNAS 42
BALITBANGKES
Pengumpulan data

70.000 Ruta

628 TIM Enumerator

1 tim = 2 BS = 100 subjek

20 - 21 Hari

43
Proses Puldat di BS Riset PTM–
50 RT, 1 Puskesmas, lama 10 hari
s
o
si H 4: H 5: H 6: H 7: H 8: H 9: H 10:
aH 1: H 2: H 3:
RT 46-
RT 16- RT 21- RT 26- RT 31- RT 36- RT 41-
liRT 1-5 RT 6-10 RT 11-15
20 25 30 35 40 45 50
s
a
si
Tim Enumerator (4 orang) Yang dikerjakan:
Enum Penghubung (1 orang) Wawancara RT dan Puskesmas
Pengukuran dan Pemeriksaan
PJT Kabupaten ( 1 orang) - mobile Data Entryhasilnya diserahkan
PJT Kab
Proses Puldat BS Riset PTM
50 Indv – lama 10 hari

s
o Pengambilan Pengambilan
si RT darah, RT darah, SWEEPING
a pemeriksaan ke 26-50 pemeriksaan
ke 1-25 CBE/IVA H 9-10
li CBE/IVA
s H 1-3 H 5-7
H4 H8
a
si

Tim enumerator ( 4 orang) Yang dikerjakan :


Enum Penghubung (1 orang) Wawancara
Petugas Puskesmas (2 bidan) – Pengukuran dan pemeriksaan
pada saat pengambilan spesimen Pemeriksaan CBE/IVA
Data Entry  email ke tim Manajemen
data Pusat oleh PJT Kab/kota
45
PEMERIKSAAN SPESIMEN

Ada 2 spesimen :
1. Darah vena
2. Usap serviks.

Spesimen dikirim ke Jakarta dalam cool box.

Pemeriksaan yang dilakukan di Labnas:


1. BRCA1/BRCA2
2. HPV

46
METODE
Pertimbangan Etik dan Izin Penelitian:
Diminta ke Komisi Etik Balitbangkes

Pengolahan dan analisis data :


• Data hasil wawancara, pemeriksaan dan
pengukuran tiap tim, diedit oleh ketua tim
masing-masing. Selanjutnya dilakukan coding
dan entri data di lapangan  kirim ke
Balitbangkes .
• Hardcopi kuesioner  kirim Balitbangkes dan
disimpan 5 tahun
Mekanisme Rekruitmen Enumerator

• Dinkes Prov : Sbg koordinator rekruitmen enumerator


• Poltekkes: Penyediaan calon enumerator
• Dinkes Prov dan Poltekkes bekerjasama dalam membuat
daftar calon enumerator. Daftar calon enumerator >
jumlah enumerator yang dibutuhkan
Provinsi • Dinkes Prov mengirimkan daftar nama calon enumerator
ke Korwil

• Melakukan seleksi berkas di masing2 Korwil


• Melakukan wawancara dan penetapan enumerator di
Provinsi
• Melaksanakan proses kontrak kerja dengan enumerator
Korwil di Provinsi
JADWAL REKRUITMEN
ENUMERATOR
JADWAL KEGIATAN
No Aktifitas Jan 2016 Feb 2016 Maret 2016 April 2016 Mei 2016
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1 Rekruitmen PJT
2 TOT
3 Pengadaan alat dan
bahan
Tahapan lelang
(New)
a. Proses lelang (18-
30 hr)
b. Kontrak
c. Pelaksanaan &
pengiriman
4 Rakornis (Provinsi)
5 Rekrutmen
Enumerator
6 Training
Enumerator
7 Pengumpulan data
OUTPUT RAKORNIS PUSAT
TERIMA KASIH

RISET PENYAKIT TIDAK MENULAR


TUMOR PAYUDARA DAN LESI PRA-KANKER SERVIKS
www.litbang.depkes.go.id
2016 ejournal.litbang.depkes.go.id