You are on page 1of 6

oleh

Zahra Marselia K. (142310101143)

Miftahuddin (142310101035)

Nita Ratna Dewi (142310101099)


Transmisi Penyakit
Dalam pandangan epidemiologi Klasik, dikenal
“Segitiga Epidemiologi” digunakan untuk menganalisis
terjadinya penyakit yang disebabkan interaksi oleh tiga
faktor yaitu, “agen” atau faktor penyebab penyakit,
manusia sebagai “pejamu” atau host, serta faktor
lingkungan yang mendukung.
Mekanisme transmisi terdiri dari keluarnya
mikroorganisme dari reservoir dan mencapai serta
mikroorganisme ke dalam tubuh manusia sebagai
pejamu yang rentan. Setelah mikroorganisme masuk
kedalam tubuh manusia, terjadi berbagai rangkaian
interaksi sampai menimbulkan gejala klinis.
“Agen” sebagai faktor penyebab penyakit
dapat berupa unsur hidup atau mati yang terdapat
dalam jumlah yang berlebih atau kekurangan.
Agen berupa unsur hidup terdiri dari :
O Virus
O Bakteri
O Jamur
O Riketsia
O Protozoa
O Metazoa

Agen berupa unsur mati:


O Fisika
O Kimia
O Fisik
Agen
Agen merupakan faktor penyebab penyakit. Klasifikasi agen berupa :
O Agen Biologis
Agen biologis bersifat menular (infeksius). Agen biologis
antaranya Virus, Bakteri, Fungi, Riketsia, Protozoa, Metazoa
O Agen nutrisi
Protein, lemak, karbohidrat, vitamin, mineral dan lainnya.
O Agen fisik
Panas, radiasi, dingin, kelembapan, tekanan, cahaya dan
kebisingan.
O Agen kimiawi
Dapat bersifat endogen seperti asidosis, diabetes
(hiperglikemia), uremia dan bersifat eksogen seperti zat kimia, alergen,
gas, debu dan lainnya.
O Agen mekanis
Gesekan, benturan, pukulan yang dapat menimbulkan
kerusakan jaringan pada tubuh host (pejamu).
Karakteristik Agen
O Reservoir
Reservoir merupakan habitat normal tempat suatu agen infeksi hidup, berkembang
biak, dan tumbuh didalamnya.
O Spesifitas
Spesifitas adalah kemampuan suatu uji untuk memberikan hasil negative
pada mereka yang sehat (tidak sakit).
O Selektifitas
Kemampuan agen mempunyai selektivitas atas dasar waktu organ target,
sehingga penyakit timbul pada waktu tertentu lebih banyak daripada biasanya atas
terjadi siklus dan juga menyerang organ tertentu saja.
O Patogenitas
Patogenesitas merupakan kapasitas suatu agen untuk dapat menyebabkan
penyakit pada pejamu yang rentan.
O Infektifitas
Infektivitas merupakan kemampuan suatu agen untuk memulai dan
membuat terjadinya infeksi dan terus berkembang biak.
O Virulensi
Virulensi merupakan derajat patogenesis suatu agen infeksius yaitu
kemampuan untuk dapat menyebabkan penyakit yang berat atau bahkan kematian.
CONTOH SOAL
Kasus :
Perawat N bekerja di sebuah rumah sakit x, dia
memiliki seorang pasien yang menderita penyakit
AIDS yang disebabkan oleh virus HIV. Dari kasus
tersebut, yang disebut sebagai reservoir yaitu...
a. Perawat
b. Pasien
c. Penyakit AIDS
d. Virus
e. Lingkungan