You are on page 1of 30

Anatomi dan Fisiologi Telinga

Luar dan Tengah


Andreas Natan
406172075
TELINGA
LUAR

Gleeson M, Browning GG, Burton MJ, Clarke R, Hibbert J, Jones NS, et al.,
editors. Scott-brown’s otorhinolaryngology, head and neck surgery. 7th
ed. Volume 3. London: Edward Arnold Ltd.; 2008.
Telinga Luar
• Liang telinga luar (meatus accusticus externus)
– saluran yang terbentang dari daun telinga melintasi tulang
timpani hingga permukaan luar membran timpani.
– Permukaannya : tulang rawan elastin, ditutupi kulit yang
mengandung folikel rambut, kelenjar sebasea dan modifikasi
kelenjar keringat (kelenjar serumen).
– Sekret kelenjar sebacea + sekret kelenjar serumen = komponen penyusun
serumen.
– Serumen : materi bewarna coklat seperti lilin dan berfungsi sebagai pelindung
Telinga Luar
• Membran timpani
– menutup ujung dalam meatus akustiskus eksterna.
– Permukaan luar  lapisan tipis epidermis
– Lapisan dalam  epitel selapis gepeng atau kuboid rendah
– Di antara keduanya  serat-serat kolagen, elastis dan fibroblas.
– Gelombang suara lewat udara  melalui liang telinga luar 
gendang telinga  membran timpani bergetar  gel.suara
diubah menjadi energi mekanik  tulang-tulang pendengarah
di telinga tengah
• Arteri: cabang
dari pembuluh
darah A. carotis
externa
• Innervasi
sensorik:
• Aurikula: N.
fasialis
• N.
auriculotemp
oralis
• Plexus
cervicalis
• N. vagus
Telinga Tengah
• ruang yang terisi udara yang terletak di bagian petrosum tulang
pendengaran
• Batas posterior : ruang-ruang udara mastoid
• Batas anterior : faring melalui saluran (tuba auditiva) Eustachius.
• di anterior pada celah tuba Eustachius epitelnya selapis silindris bersilia
• 3 jenis tulang pendengaran yaitu tulang maleus, inkus dan stapes 
tulang kompak tanpa rongga sumsum tulang
• Tuba auditiva (Eustachius)
– menghubungkan rongga timpani dengan nasofarings
– lumennya gepeng, dinding medial dan lateral bagian tulang rawan
biasanya saling berhadapan menutup lumen.
– Epitelnya bervariasi dari epitel bertingkat, selapis silindris bersilia dengan
sel goblet dekat farings.
– Saat menelan, dinding tuba saling terpisah  lumen terbuka dan udara
dapat masuk ke rongga telinga tengah  tekanan udara pada kedua sisi
membran timpani menjadi seimbang
• 2 otot kecil yang berhubungan dengan ketiga tulang
pendengaran (meredam getaran berfrekuensi tinggi) :
– Otot tensor timpani
• di atas tuba auditiva
• tendonya berinsersi ke dalam gagang maleus
– otot stapedius
• Tendonnya berinsersi ke dalam leher stapes
• Tingkap oval pada dinding medial ditutupi
oleh lempeng dasar stapes, memisahkan
rongga timpani dari perilimf dalam skal
vestibuli koklea
• Tingkap bulat (fenestra rotundum) :
memisahkan rongga timpani dari perilimfe
dalam skala timpani koklea
Telinga Luar
Daun Telinga
• Fungsi : mengarahkan suara
ke kanal pendengaran
Saluran telinga luar :
 Panjang sekitar 2,5 cm , berbentuk S
 Terdapat rambut-rambut halus dan
kelenjar yang menghasilkan
serumen
 Rambut dan serumen : mencegah
benda asing masuk kedalam saluran
telinga
 Fungsi menyalurkan gelombang
suara ke telinga tengah
 Allows air to warm before reaching
TM
 Isolates TM from physical damage
Membran timpani/gendang Telinga Luar
telinga :
Selaput tipis semitransparan
yg memisahkan kanal
pendengaran dan telinga
tengah.
Fungsi :
Mentransmisikan gelombang
suara ke telinga tengah;
Merupakan batas telinga luar
dan telinga tengah
Telinga Tengah
Ossicle :
Tdd 3 tulang pendengaran yaitu
1. malleus (tl. martil),
2. incus (tl. landasan)
3. stapes (tl. sanggurdi)
Fungsi:
• Mentransmisikan getaran suara dari
gendang telinga;
 amplifikasi (peningkatan) getaran
 Untuk menyamakan tekanan antara
telinga dalam dan luar agar selaput
gendang dapat bervibrasi
M. Tensor tympani :
 Menarik membran timpani dan
menjaga agar selalu berada dalam
keadaan teregang jika ada suara keras
Saluran Eustachius :
 Mrpk saluran yg menghubungkan
telinga tengah dg nasofaring
 dalam keadaan normal terutup, pada
saat menelan dan menguap terbuka
Stapedius Muscle
• Attaches to stapes
• Contracts in response to loud sounds; (the Acoustic
Reflex)
• Changes stapes mode of vibration; makes it less
efficient and reduce loudness perceived
• Kontraksi stapes akan menarik kolum stapes ke
belakang dan mengurangi gerakan gerakan footplate
terhadap cairan dikoklea
Reflek timpani
• Melindungi membran timpani akibat suara yang
keras
• Mencegah terfiksasinya foot plate os stapes pada
foramen ovale ketika suara keras
• Melindungi koklea terhadap kerusakan akibat
suara keras.
– Kontraksi M Stapedius dan M. Tensor tympani ,
manubrium maleus akan bergerak ke dalam dan
stapes tertarik ke luar. Ke dua gerakkan otot tersebut
menghasilkan rigiditas pada osikulus auditorius
sehingga transmisi cairan ke dalam koklea berkurang.
Telinga tengah berperan dalam impedance matching
– Fungsi Osikula : mempermudah pemindahan
gerak getaran membran timpani kecairan telinga
dalam
• Tulang yang menempel pada membran timpani adalah :
Maleus
• Tulang yang berhubungan dengan telinga dalam: Stapes
– Peredaman :
• Fleksibilitas sistem pengungkit digunakan pada
keadaan tertentu seperti suara keras
• Dipengaruhi oleh otot tensor timpani dan stapedius