You are on page 1of 52

MENGENALI KANKER

CERVIX (LEHER RAHIM) DAN UPAYA


PENCEGAHANNYA

KLINIK PRATAMA SEBELAS MEDIKA SITUBINDO


Kata KANKER sering menimbulkan rasa ngeri, apalagi
bila hal tersebut mengenai diri kita
atau orang yang kita cintai
Kenali masalah
ORGAN REPRODUKSI
Anda !

Rentan terhadap kanker

•Payudara
•Serviks (Leher rahim)
•Ovarium (Indung telur)
•Badan rahim (Endometrium)
KANKER LEHER RAHIM
( KANKER SERVIKS )
Apa KANKER SERVIKS?

 Kanker Serviks adalah


penyakit yang diderita
wanita
 Keganasan terjadi pada
leher rahim (serviks), yang
merupakan bagian terendah
dari rahim yang menonjol ke
puncak liang senggama
(vagina)
Anatomi Organ Genitalia Perempuan

Serviks atau Leher rahim


Apa KANKER SERVIKS?

Kanker Serviks terjadi


saat sel normal di serviks
berubah menjadi sel
kanker.

 Perubahan ini biasanya memakan waktu 3-17 tahun sampai terjadi kanker
 Maka dari itu sebenarnya terdapat kesempatan yang cukup lama untuk mendeteksi
melalui skrining dan menanganinya sebelum menjadi kanker serviks
NORMAL SERVIKS
LESI PRAKANKER

CIN1
LESI PRAKANKER

CIN2
LESI PRAKANKER

CIN3
KANKER SERVIKS
Beban Kanker Serviks di Dunia

Di dunia, setiap 2 menit seorang wanita


meninggal akibat kanker serviks.1

Ferlay J et al. Globocan 2002. IARC 2004.


Beban Kanker Serviks di Indonesia

Setiap satu jam, 1 wanita meninggal karena


Kanker Serviks

Ferlay J et al. Globocan 2002. IARC 2004.


Dampak Kanker Serviks Pada Wanita

– Puncak usia reproduktif wanita adalah 30-50


tahun
– Gangguan Kualitas Hidup : psikis, fisik, dan
kesehatan seksual 1,2
– Dampak sosial dan ekonomi (finansial)3
– Pengaruh pada perawatan, pendidikan anak, dan
suasana kehidupan keluarga4

1. Basen-Enquist K et al. Cancer 2003; 98:2009-14; 2. Greimel E et al. Gynecol Oncol 2002; 85: 140-7; 3. Schiller JT et al. Nat Rev Microbiol 2004; 2: 343-347;
4. Yang BH, et al. Int J Cancer 2004; 109: 418-424.
Apakah Penyebab Kanker Serviks?

Kanker Serviks disebabkan oleh


virus Human Papilloma (HPV).

1. Munoz N. et al. N Engl J Med 2003; 348:518-27


Human Papilloma Virus

• Menginfeksi :
- Kulit
- Anogenital
- Mukosa
oropharyngeal

Virus DNA dengan


~100 tipe
Genital Warts / Kutil Kelamin
• Disebut juga Kondiloma Akuminata
• HPV 6 dan 11 menyebabkan
>90% kasus kutil
kelamin
• Dapat mengenai genital, anus dan
perineum pada LAKI-LAKI &
PEREMPUAN
• Kerap menimbulkan rasa cemas, malu,
kehilangan percaya diri, depresi,
penurunan kualitas hidup

Images top left and top right: Reprinted with permission from
NZ DermNet (www.dermnetnz.org)
Akibat Kutil Kelamin...

Lebih dari 50% pasien


Tidak menyebabkan kematian
mengalami gangguan psikologis

Infeksi HPV tipe jinak menetap


atau berulang dapat menjadi ko- Nyeri bahkan terjadi perdarahan
faktor dengan HPV tipe ganas saat berhubungan seksual
meningkatkan risiko kanker

Komplikasi pada kehamilan


Beban Utama Infeksi HPV adalah
Kanker Serviks
 Terdapat banyak tipe HPV yang dapat menyebabkan
kanker serviks.
 Di dunia, HPV tipe 16,18, 45, 31 dan 52 secara
bersamaan menjadi penyebab lebih dari 80% kasus
kanker serviks.1

1. Munoz N. et al. N Engl J Med 2003; 348:518-27


Karakteristik HPV
 HPV sangat resisten terhadap panas dan proses
pengeringan (desiccation) 1

 Penularan non seksual dapat juga terjadi, misalnya


penggunaan bersama pakaian yang terkontaminasi
dalam jangka waktu lama 1

 Kebanyakan infeksi HPV bisa bertahan selama 8 bulan


dan kemudian menghilang. Namun sesudah 2 tahun,
ditemukan sekitar 10% wanita masih membawa virus
yang aktif dalam vagina dan serviks 2

1.Roden RJ Infect Dis 1997;176:1076-9;2.McIntosh N JHPIEGO Str Papers 2000;8:1-14;


Penularan Virus HPV
Faktanya HPV tidak hanya menular melalui hubungan seksual

Rute seksual Rute Non Seksual


85 % 10-15 %
Kontak Genital : Extragenital : Vertikal Horizontal
• Hubungan • - pakaian ibu • Genital-finger
senggama - handuk • Finger tips
• Genital-genital - surgical gloves Neonatus • Ujung jari kuku
• Manual-Genital - biopsi forceps Saat lahir • Finger -
• Oral-genital conjungtival

Respiratory
papilomatosis

1. F.Xavier Bosch et al. International Journal of Gynecology and Obstetrics (2006) 94 (Supplement 1), S8-S21; 2.
Sonnex X et al. Sexually Transmitted Infections 1999 Oct;75(5):317-9
Kalau Saya terinfeksi HPV…… ?
Jika Anda terinfeksi HPV

80% akan dibersihkan dengan 10- 20% berkemungkinan menjadi infeksi


sistem immun (kekebalan) persisten (menetap)

Resiko menjadi kanker serviks

Kebanyakan pria dan wanita yang telah berhubungan intim, beresiko


terinfeksi HPV

Lebih dari 80% wanita yg berhubungan intim, pernah


terinfeksi HPV
Siapa yang berisiko?

 Hingga 80% wanita akan


terinfeksi oleh HPV sepanjang
masa hidupnya. 1,2,3

 Hingga 50% dari mereka akan


terinfeksi oleh virus HPV yang
dapat menyebabkan kanker
sepanjang masa hidupnya.3,4
Setiap wanita berisiko

1. Baseman JG et al. J Clin Virol 2005; 32 Suppl 1; S1624; 2. Ho GY et al. N Engl J Med 1998; 338: 423–8; 3. Brown DR et al. J Infect Dis 2005; 191: 182–92; 4. Bosch FX et al. J Natl
Cancer Inst Monogr 2003; 313; .
Mengapa setiap wanita berisiko?
 Biasanya sebagian besar infeksi akan sembuh dengan
sendirinya. Mereka yang mengalami infeksi persisten
jarang menunjukkan gejala pada stadium awal, dan
biasanya berkembang menjadi kanker serviks
beberapa tahun kemudian.1-3

 Setelah infeksi HPV, tubuh kita tidak selalu dapat


membentuk kekebalan, maka kita tidak terlindungi
dari infeksi berikutnya.4
References:
1). Moscicki AB. Journal of Adol Health 2005; 37: S3-S9. 2). Guiliano AR et al. J Infect Dis 2007; 196: 1153-62.
3). Franco EL et al. J Infect Dis 1999; 180 1415 – 23. 4). Viscidi RP et al. Ca Epid Biom Prev 2004; 13: 324-7
Faktor pendukung Kanker Serviks1,2

– Menikah muda

– Kehamilan yang sering

– Merokok

1. Burd EM. Clin Microbiol Rev 2003; 16:1–17; 2. Baseman JG & Koutsky LA. J Clin Virol 2005; 2S:S16–S24.
– Penggunaan kontrasepsi oral jangka panjang

– Riwayat Infeksi Menular Seksual

– Sering Berganti Pasangan


Bagaimana Gejala Kanker Serviks?

Kebanyakan
infeksi HPV & Kanker Serviks
stadium dini
berlangsung tanpa gejala

National Cancer Institute. What you need to know about cervical cancer. September 2008. Page 7
Bila kanker sudah mengalami progesifitas atau stadium
lanjut maka gejala-gejala yang dapat timbul antara lain:
• Perdarahan melalui vagina
• Keputihan
• bercampur darah, berbau
• Nyeri panggul
• Tidak dapat buang air kecil
Jangan tunda untuk menghubungi Dokter, jika Anda
menemui gejala tersebut.

National Cancer Institute. What you need to know about cervical cancer. September 2008. Page 7
Penatalaksanaan Kanker Serviks

• Tindakan operasi
• Radiotherapy
• Chemotherapy
• Rehabilitasi
• Palliative/supportive care

Kanker Serviks yang diketahui telah berstadium


lanjut dapat mengakibatkan kerugian bagi organ
tubuh disekitarnya dan dapat menyebabkan
kematian.
National Cancer Institute. What you need to know about cervical cancer. September 2008. Page 13-14
Bagaimana mencegah kanker serviks?

Pencegahan Primer
 Edukasi & Promosi
 Vaksinasi

Pencegahan Sekunder
 Pap smear atau IVA
Penanganan Kanker Serviks

PENCEGAHAN DETEKSI DINI PENGOBATAN

EDUKASI PAP SMEAR Kemoterapi


Radioterapi
KONDOM IVA Pembedahan
atau
Konsultasi kepada
VAKSINASI
dokter anda
PAP SMEAR
Inspeksi Visual dengan Asam Asetat
(IVA)

Melihat serviks untuk mendeteksi abnormalitas


setelah pemakaian asam asetat
Pencegahan

SEKUNDER
PRIMER

•Pemberian vaksin (antigen) yang dapat •Deteksi dini dapat mendeteksi sel abnormal,
merangsang pembentukan antibodi1 lesi pra-kanker dan kanker serviks namun
•Vaksinasi dapat mencegah terjadinya tidak dapat mencegah terjadinya infeksi HPV3
infeksi HPV 16 dan 18 yang menyebabkan •Kanker serviks yang ditemukan pada stadium
71% kasus kanker serviks2 dini dan diobati dengan cepat dan tepat
dapat disembuhkan. Oleh sebab itu lakukan
deteksi dini secara berkala!

1. IDAI: Buku Pedoman Imunisasi di Indonesia. Edisi III. Jakarta. Page 7.


2. Paavonen J et al. Lancet 2008: 369: 2161-70
3. Sankaranarayanan et al Int J Gynaecol Obstet 2005; 89 Suppl 2: S4-S12
Apa dampak apabila menunda vaksinasi?

• Setiap perempuan berisiko terkena infeksi HPV


penyebab kanker serviks dalam masa hidupnya,
tanpa memandang usia dan bagaimana gaya
hidupnya.1-4

• Menunda vaksinasi berarti menempatkan diri pada


risiko terkena infeksi HPV 16 & 18 dan menunda
kesempatan perlindungan yang dapat diberikan oleh
vaksin.5

1. Baseman JG et al. J Clin Virol 2005; 32 Suppl 1; S1624; 2. Ho GY et al. N Engl J Med 1998; 338: 423–8; 3. Brown DR et al. J Infect Dis 2005; 191: 182–92; 4. Bosch FX et al. J Natl
.
Cancer Inst Monogr 2003; 313; 5. Sawaya GF et al. N Eng J Med 2007: 356; 1991-3
KEAMANAN

Hampir semua efek samping yang


ditimbulkan adalah lokal (di tempat
injeksi)

KONTRAINDIKASI
hipersensitif terhadap komponen
vaksin

Local PI Version 2.0+ rev (31/01/2007)


Rekomendasi Pemberian Vaksin
 Rekomendasi pemberian vaksin:
– Panduan HOGI – wanita berusia 10-55 tahun
(Andrijono. Kanker Serviks Edisi I. Divisi Onkolologi, Dept. Obstetri-Ginekologi FKUI, Jakarta. Balai Penerbit FKUI: 2007: 67)

– Panduan IDAI – wanita berusia > 10 tahun


(Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI): Buku Pedoman Imunisasi Di Indonesia, Edisi III, Jakarta; 2008)

– Panduan PAPDI – wanita berusia 12-55 tahun


(PAPDI, Buku Konsesus Imunisasi Dewasa 2008)

• Jadwal Pemberian bulan 0, 2, dan 61


Contoh: Penyuntikan 1: Maret
Penyuntikan 2: Mei
Penyuntikan 3: September

1. (Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI): Buku Pedoman Imunisasi Di Indonesia, Edisi III, Jakarta; 2008)
Pencegahan

Vaksinasi dengan skrining


bersama-sama dapat
mengurangi kejadian kanker
serviks secara efektif.1,2

1. Goldie et al .J Nat Cancer Inst 2004; 111: 278–85; 2. Harper et al. Lancet 2004; 364: 1757-65.

You might also like