You are on page 1of 19

Anatomi dan Fisiologi Reproduksi

Pria

OLEH KELOMPOK II

1. Mahyuni Wuladari
2. Nisa suryana
3. Putu angga
4. Rosdiatun
5. Ulan Muliana Azhari
Anatomi merupakan cabang ilmu biologi yang
mempelajari tentang organ atau bagian yang ada pada tubuh
manusia, anatomi terdiri dari dua suku kata yaitu Ana yang
berarti tubuh dan tomi yang berarti manusia sedangkan,
Fisiologi merupakan cabang ilmu biologi yang mempelajari
tentang fungsi dari tiap organ atau bagaian tubuh tubuh
manusia (Tarworto 2015) .
Definisi Sistem Reproduksi Pria

Sistem reproduksi pria terdiri dari genetelia eksternal


dan organ-organ interna yang berada pada rongga
pelvis.perkembangan sistem reproduksipria dipengaruhi
oleh hormon testosteron yang di produksi pada awal
kehidupan dan kemudian di produksi kembali pada awal
pubertas untuk stimulasi pertumbuhan dan perkembangan
reproduksi. Produksi hormon progesteron meningkat pada
usia pubertas (Tarwoto 2015) .
Gambar Organ Reproduksi Pria
Genetalia eksterna pria

1. Skrotum
• Skrotum merupakan kantong longgar yang
tersusun atas kulit yang berkerut, fasia dan
otot polos.
• Skrotum berfungsi sebagai sistem pengaturan
suhu untuk testis agar dapat berfungsi secara
optimal
Gambar skrotum
2. Penis
• Penis merupakan organ seks utama peria, tempat mengeluarkan sperma
pada saat koitus dan pengeluaran saat miksi.
• Organ penis dibagi menjadi 3 bagian yaitu bagian akar atau radiks, bagian
badan dan glan penis yang berbentuk kerucut bulat.
Genetelia internal pria
a. Testis
Testis merupakan organ utama dalam pembentukan sperma dan
hormon reproduksi.
b. Epididimis
Merupakan saluran halus yang berkelok-kelok, berhubungan
dengan tubulus seminiferius melalui duktus eferen, rete testis dan tubulus
rektus
c. Duktus vasdeferen
Merupakan kelanjutan dari epididimis ke kanalis inguinalis, kemudian
berjalan masuk ke rongga abdomen dibelakang kandung kemih kemudian
berhbngan dengan vesikula seminalis dan selanjutnya membetuk ejakulatoris dan
bermuara di prostate.
d. Vesikula seminalis
Merupakan saluran yang berkelok-kelok, terletak antara vesika
urinaria dan rectm.

e. Duktus ejakulatoris
Duktus ini dibentk oleh penyatuan dari vesikual seminalis dengan duktus
deferen, mulai dari dasar prostate dan dan berakhir pada utrikel prostate di uretra.
f. Glandula frostat
Merupakan organ kenyal yang mengelilingi pamgkal uretra, dibawah
vesika urinaria.
g. Kelenjar bulbouretra
Merpakan kelenjar kecil yang bentuknya bundar seperti kacang
polong, berwarna kuning dan panjagnya sekitar 2,5 cm.
Sperma
Struktur sperma terdiri dari kepala, leher dan ekor. Pada bagian
kepala terdiri dari lapisan yang paling ujung sebagia topi atau taju yang disebut
akrosom dari intisel . Akrosom mengandung enzim hialuronidase dan
proteinase yang berfungsi untuk menembus lapisan perlindungan ovum.
intisel.
Spermatogenesis
Spermatogenesis adalah proses perkembangan spermatogonia
menjadi spermatozoa yang matang atau menjadi sperma (Pearce,Evelyn
C.2009).
Rangsangan Hormone Pada Pria
Rangsangan hormone pria terdiri dari (Syaifuddin,2006) :
1. Testosteron adalah hormone kelamin laki-laki yang disekresi Oleh
sel interstitial. Sel ini terletak di dalam ruang antara tubulus-tubulus
seminiferus, testis dibawah rangsangan hormon, juga dinamakan ICSH
(interstitial cel stimulating hormone) dari hipofisis.

2. Gonadotropin

Kelenjar hipofise anterior menyekresi dua hormone gonadotropin,


FSH dan LH. Kedua hormone ini mempunyai peran penting yaitu
mengatur fungsi seksual pria.FSH untuk pengaturan spermatogenesis,
perubahan spermatosid sekunder dari kelenjar hipofise anterior agar
spermatogenesis berlangsung sempurna.
• Hormon pada Laki-laki

FSH : menstimulasi spermatogenesis

LH : menstimulasi sel Interstitiil Leydig untuk memproduksi Testosteron

Testoteron : Bertanggung jawab dalam perubahan fisik laki-laki terutama organ seks
sekundernya

• Efek hormon testoteron pada pria:


1. Sebelum Lahir :

 Maskulinitas progan reproduksi dan genetalia external

 Mendorong penurunan testis ke skrotum

2. Efek Reproduksi :

 Pertumbuhan dan pematangan organ reproduksi

 Penting dalam spermatogenesis

 Pertumbuhan tanda kelamin sekunder


SEKIAN

DAN

TERIMAKASIH