You are on page 1of 15

Sindrom Brown Sequard

Dr. David Wyanto


Pembimbing : Dr. Winifred Karema, Sp.S(K)
 Brown-Séquard =
sindrom hemicord

 Lesi yang terjadi pada


setengah dari medulla
spinalis
Etiologi
 Penyebab paling sering  trauma penetrasi, seperti
luka tusuk atau peluru

 Penyebab lainnya
 herniasi medula spinalis, trauma tumpul, iskemia medula
spinalis, herniasi diskus, tumor medula spinalis,
hematoma epidural, perdarahan intramedullary, dan
malformasi arteri.
 Traktus
Spinotalamikus
 Kolumna dorsalis
 Traktus
kortikospinalis
Gejala Klinis
 Defisit UMN ipsilateral
 Kerusakan pada kolom posterior menyebabkan
hilangnya sensasi propriosepsi dan getaran ipsilateral

 Cidera pada STT menyebabkan hilangnya kontra-


lateral sentuhan kasar, nyeri, dan suhu
 Defisit sensorik kontralateral mulai dua sampai tiga
segmen di bawah tingkat lesi, karena serat STT naik
setidaknya dua hingga tiga segmen sebelum
menyeberang ke sisi yang berlawanan

 Fungsi dan defisit sensorik total terjadi karena


kerusakan pada anterior dan dorsal, masing-masing.
 Pencitraan MR adalah modalitas pilihan untuk
mengevaluasi tingkat cedera pada medulla spinalis,
jaringan lunak, ligamen, dan otot paraspinal

 Ini juga berguna dalam evaluasi komplikasi pasca


operasi seperti infeksi, kebocoran cairan serebrospinal,
dan pseudo-meningokel.
 MRI of Herpes Zoster Myelitis Presenting with Brown
Sequard Syndrome
 Brown-Sequard
syndrome from
herniation of a
thoracic disc
 Brown-Sequard
Syndrome to
Spontaneous Bleed
form Postradiation
Cavernous Angiomas
Terima Kasih